Kamis 24 Aug 2017 08:37 WIB

Harga Minyak Naik Dipicu Penurunan Produksi di AS

Harga minyak dunia (ilustrasi).
Foto: REUTERS/Max Rossi
Harga minyak dunia (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Harga minyak dunia naik perdagangan Rabu waktu New York atau Kamis (24/8) pagi WIB. Kenaikan harga dipicu persediaan minyak mentah Amerika Serikat turun untuk pekan kedelapan berturut-turut.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, naik  0,58 dolar AS menjadi menetap di 48,41 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik 0,70 dolar AS menjadi ditutup pada 52,57 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA), persediaan minyak mentah AS berkurang 3,3 juta barel pada pekan yang berakhir 18 Agustus menjadi 463,2 juta barel, 6,0 persen di bawah tingkat setahun lalu. Stok minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, turun 503.000 barel.

Persediaan minyak mentah Amerika Serikat telah turun secara konsisten dalam beberapa pekan terakhir, sehingga mengurangi kekhawatiran investor tentang kelebihan pasokan global yang kronis.

Sebelumnya, pada pekan yang berakhir 11 Agustus, persediaan minyak mentah AS turun sebesar 8,95 juta barel, hampir tiga kali ekspektasi pasar untuk penurunan 3,1 juta barel, menurut laporan yang dikeluarkan oleh EIA pada pekan lalu.

Selain itu, jumlah rig di Amerika Serikat yang tergolong sebagai pengeboran minyak juga berkurang lima rig menjadi 763 rig dalam pekan yang berakhir 18 Agustus, menurut perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat (18/8) lalu.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement