Kamis 27 Apr 2017 19:39 WIB

Lima BUMN Bersinergi Turunkan Harga Semen di Papua

Rep: Intan Pratiwi / Red: Satria K Yudha
Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Ahyanizzaman (tengah) menjelaskan bentuk kerja sama dengan empat BUMN lainnya untuk menurunkan harga semen di Papua, di Jakarta, Kamis (27/4)
Foto: Intan Pratiwi
Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Ahyanizzaman (tengah) menjelaskan bentuk kerja sama dengan empat BUMN lainnya untuk menurunkan harga semen di Papua, di Jakarta, Kamis (27/4)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lima perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) bersinergi untuk menurunkan harga semen di Papua. Sinergi yang dilakukan berupa kerja sama distribusi semen hingga ke daerah pegunungan Papua. 

Sinergi BUMN tersebut terdiri atas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelni (Persero), PT Angkasa Pura I, PT Pelindo IV (Persero), dan PT Pos Indonesia (Persero). Kelima BUMN itu telah menandatangani komitmen kerja sama distribusi semen ke Papua, di Jakarta, Kamis (27/4). 

Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Ahyanizzaman mengatakan, dengan menggandeng empat BUMN di bidang logistik tersebut, distribusi semen diharapkan bisa lebih efisien. Sebab, pengiriman akan dilakukan secara terintegrasi melalui jalur darat, laut, hingga udara. 

"Kerja sama diprioritaskan untuk pengiriman semen ke daerah di Papua yang tingkat disparitasnya tinggi," kata Ahyanizzaman di Jakarta, Kamis (27/4). 

Dia mengungkapkan, harga semen di Kabupaten Jayawijaya, Wamena, serta daerah pegunungan Papua lainnya bisa mencapai Rp 2,5 juta per zak. Harga tersebut sangat jauh lebih mahal jika dibandingkan di Pulau Jawa yang sekitar Rp 60 ribu per zak. "Harga semen di Pegunungan Papua memang sangat ekstrem, karena medannya memang berat," kata dia. 

Dengan adanya sinergi ini, Ahyanizzaman optimistis harga semen bisa ditekan. Dia menjelaskan, Semen Indonesia bisa mengirim semen dengan memanfaatkan program Tol Laut yang dioperasikan Pelni. Sebagai sesama BUMN, kata dia, tentu akan ada tarif khusus bagi Semen Indonesia. 

Pengiriman menggunakan Tol Laut disebut akan sangat bermanfaat untuk distribusi semen ke wilayah pesisir Papua. Apalagi, rute Tol Laut salah satunya diprioritaskan ke Papua. Untuk harga di wilayah pesisir, diharapkan bisa turun dari sekitar Rp 95 ribu per zak, menjadi Rp 75 ribu per zak. 

Saat ini, kata dia, proses distribusi semen ke Papua hanya sampai ke Pelabuhan. Selebihnya, diserahkan ke para distributor. "Di situlah, ada harga yang kemudian menjadi tidak bisa terkontrol," ujarnya. 

Semen Indonesia juga akan memanfaatkan jaringan PT Pos Indonesia untuk dijadikan point of sales atau titik penjualan. Nantinya, produk semen dikirim ke gudang-gudang yang dimiliki PT Pos. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement