Kamis 23 Feb 2017 13:46 WIB

Bakrie Pangripta Loka Bangun Kawasan Sentra Bisnis di Jakarta Timur

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Nidia Zuraya
PT Bakrie Pangripta Loka melakukan tahap penutupan atap atau topping off area bisnis Sentra Timur Commercial Park 8, Kamis (23/2).
Foto: Halimatus Sa'diyah/Republika
PT Bakrie Pangripta Loka melakukan tahap penutupan atap atau topping off area bisnis Sentra Timur Commercial Park 8, Kamis (23/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bakrie Pangripta Loka (BPL), anak usaha PT Bakrieland Development, Tbk (ELTY) membangun sentra bisnis baru di kawasan Sentra Timur Superblock Jakarta Timur. Area komersial yang disebut Sentra Timur Commercial Park (STCP) 8 tersebut berdiri di atas lahan seluas 2.650 meter persegi. 

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bakrie Pangripta Loka, Andre Rizki Makalam, menjelaskan STCP 8 adalah bangunan komersial berupa ruko tiga lantai yang terdiri dari 16 unit. Masing-masing unit memiliki luas mulai 140-292 meter persegi. 

"Dari 16 unit, enam unit sudah terjual," kata Andre, usai acara seremoni penutupan atap atau topping off Sentra Timur Commercia Park 8, Kamis (23/2). 

Pusat komersial STCP 8 berhadapan langsung dengan Terminal Modern Sentra Timur Pulo Gebang yang merupakan terminal terbesar se-Asia Tenggara. Dengan lokasi yang sangat startegis tersebut, Andre optimistis Sentra Timur Commercial Park akan menjadi kawasan bisnis baru yang ramai. 

Unit-unit ruko di STCP 8 akan dipasarkan mulai harga Rp 3 miliar-Rp 4 miliar dengan biaya down payment 30 persen serta booking fee Rp 20 juta. Andre mengatakan, serah terima sudah dapat dilakukan paling lambat pada 2018. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, STCP 8 diharapkan dapat mengulang kesuksesan sentra bisnis sebelumnya yang telah dibangun Bakrie Pangripta Loka di kawasan yang sama, yakni STCP 7. Menurutnya, STCP 7 yang telah lebih dulu dipasarkan kini telah terisi penuh oleh sejumlah tenant, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, salon dan kedai kopi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement