Jumat 10 Feb 2017 13:28 WIB

PJB Paiton Ajak Masyarakat Kelola Listrik Secara Mandiri

Rep: Binti Sholikah/ Red: Nidia Zuraya
Pekerja melintas di halaman PLTU Paiton Unit 9 di kawasan PT Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur. ilustrasi
Foto: Antara/Zabur Karuru
Pekerja melintas di halaman PLTU Paiton Unit 9 di kawasan PT Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA –- PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkit (UP) Paiton menggagas program Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Program ini sebagai solusi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah terpencil.

Selama ini, masalah yang dihadapi pemerintah untuk meningkatkan elektrifikasi terutama karena belum meratanya aksesibilitas jalan dan infrastruktur yang kurang memadai. 

UP Paiton meresmikan program PLTMH di Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/2). Program ini merupakan pengembangan PLTMH yang telah ada sebelumnya dengan peningkatan kapasistas dari 15 KW menjadi 40 KW. 

Dengan peningkatan tersebut, PLTMH mampu menjangkau tiga desa di 2 kecamatan yakni Desa Andung Biru dan Desa Tiris di Kecamatan Tiris serta Desa Sumber Duren di Kecamatan Krucil. Pembangkit listrik tersebut dapat melayani 550 KK, 12 fasilitas umum, dan 5 kantor pemerintahan. Setiap rumah terpasang menggunakan daya 450 KV.

General Manager UP Paiton, Abu Hasan, menyatakan dukungan UP Paiton untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. “Andung Biru akan menjadi percontohan bagaimana masyarakat bisa mengelola listrik secara mandiri. Kami akan terus mencari lokasi-lokasi lain agar program pemerintah meningkatkan elektrifikasi ini berjalan lancar,” jelasnya melalui keterangan resmi, Jumat (10/2).

Menurut Abu, melalui program ini, UP Paiton berusaha mengajak masyarakat untuk mandiri dalam pengelolaan listrik. Karena PLTMH Andung Biru dibangun dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Abu juga berpesan agar listrik dapat dijadikan alat untuk memberdayakan masyarakat. “Karena sekarang listriknya sudah ada, masyarakatnya harus terus berdaya,” imbuhnya. 

Camat Tiris, Roby, menyampaikan terima kasih dengan adanya elektrifikasi di wilayahnya. Sarjana Teknik Sipil tersebut mengatakan masyarakat sangat terbantu dengan adanya PLTMH karena sebelumnya daerah Andung Biru memang belum terjangkau listrik. “Mudah-mudahan wilayah lain juga bisa merasakan hal yang sama,” harapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement