Sabtu 22 Oct 2016 01:51 WIB

Pembangunan Pusat Logistik Berikat Mengarah ke Timur Indonesia

Rep: Frederikus Bata/ Red: Budi Raharjo
Sejumlah petugas beraktivitas di salah satu Pusat Logistik Berikat (PLB) di Indonesia di Kawasan Industri Krida Bahari, Cakung, Jakarta Utara, Kamis (10/3).
Foto: Antara/Widodo S. Jusuf
Sejumlah petugas beraktivitas di salah satu Pusat Logistik Berikat (PLB) di Indonesia di Kawasan Industri Krida Bahari, Cakung, Jakarta Utara, Kamis (10/3).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Target pemerintah menjadikan Indonesia hub logistik Asia Pasifik melalui Pusat Logistik Berikat (PLB) mengalami perkembangan positif. Pengusaha PLB mulai membuka pusat logistik di bagian timur Indonesia.

Perkumpulan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) sebagai wadah pengusaha PLB melihat pembangunan PLB saat ini mengarah ke luar Pulau Jawa terutama bagian timur Indonesia. Pendirian PLB di luar area Pulau Jawa merupakan komitmen dari para pengusaha PLB untuk menjadikan Indonesia sebagai hub logistik Asia Pasifik dan mendukung pembangunan industri-industri strategis di seluruh Indonesia.

"Indonesia timur merupakan target berikutnya bagi pengusaha PLB," kata Ety Puspitasari, Ketua Umum PPLBI di acara Jakarta International Logistics Summit & Expo (JILSE) di Jakarta, Kamis (20/10).

Pengusaha PLB melihat potensi daerah timur cukup menjanjikan dan cita-cita menjadikan hub logistik Asia Pasifik bukan hal yang mustahil. Presiden Direktur CKB Logistics Iman Sjafei mengatakan CKB Logistics telah membuka PLB di Balikpapan Kalimantan Timur. "Baru saja diresmikan dan sudah ada lima unit alat berat yang masuk PLB di Balikpapan yang dipindahkan customer kami dari Singapura," ujar Iman.

Ia menerangkan, CKB Logistics saat ini sedang menjajaki industri strategis lain untuk mendukung program pemerintah seperti industri mesin dan transportasi, industri kimia, industri makanan dan minuman, dan industri elektronik. CKB Logistics merupakan salah satu dari 11 perusahaan yang ditunjuk menjadi pengelola PLB di tahap I.

Keberadaan PLB sangat diperlukan bagi pebisnis tanah air dan juga mancanegara dalam menunjang penyimpanan barang impor dan ekspor di Indonesia. Langkah yang dibangun pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub logistik Asia Pasifik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement