Ahad 14 Aug 2016 09:55 WIB

JK Sebut Lapangan Golf Bisa Jadi Tolok Ukur Kondisi Ekonomi

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini
Suasana lapangan golf Senayan, Jakarta, Rabu (24/2).
Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Suasana lapangan golf Senayan, Jakarta, Rabu (24/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan lapangan golf bisa menjadi tolok ukur keadaan perekonomian suatu bangsa. Hal ini disampaikannya saat meresmikan pembukaan turnamen golf PERGOLA UI ke-11 memperebutkan 'Piala Bergilir Presiden RI' di Jagorawi Golf dan Country Club, Bogor, Jawa Barat, Ahad (14/8).

"Kalau lahan golf itu kadang-kadang juga bisa mengukur keadaan ekonomi," kata JK di Jagorawi Golf dan Country Club, Bogor, Jawa Barat, Ahad (14/8).

Ia menjelaskan, jika perekonomian suatu negara baik, maka lapangan golf akan ramai dipenuhi oleh para pemain. "Kalau ekonomi masih stabil masih baik ya berarti lapangan golf masih cukup ramai. Berarti keadaan ekonomi masih baiklah," kata JK.

Saat Indonesia mengalami krisis ekonomi, kata dia, lapangan golf disebutnya sepi pengunjung. Namun, perekonomian Indonesia dinilainya lebih baik saat ini. Sehingga, lapangan golf sudah mulai ramai dikunjungi.

"Iya, selalu dulu, dulu sepi sewaktu krisis, sekarang Alhamdulillah lumayan," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada kuartal II 2016 tumbuh 5,18 persen dari tahun ke tahun (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan kuartal I 2016 yang tumbuh sebesar 4,91 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement