Jumat 29 Jul 2016 19:54 WIB

Pemerintah Diminta tak Memelas Minta Repatriasi Dana Amnesti Pajak

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nur Aini
Pengampunan Pajak
Pengampunan Pajak

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --  Pengamat Perpajakan Yustinus Pratowo mengatakan, rencana Presiden Jokowi untuk sosialisasi amnesti pajak di Singapura memang cukup penting bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan tersebut. Sebab negara ini menjadi 'sarang' dana milik warga negara Indonesia (WNI).

Meski demikian Yusnitus menilai bahwa pemerintah harus menyiapkan strategi terbaik dalam mensosialisasikan program ini. Sebab jika salah, maka wajib pajak malah enggan merepatriasikan uang mereka.

"‎Presiden harus bisa meyakinkan bahwa Indonesia siap menampung dan jadi tujuan investasi, dengan janji kepastian hukum dan bisnis‎," ujar Yustinus, Jumat (29/7).

Menurutnya, cara meyakinkan ini tidak boleh terlihat memelas tapi lebih disampaikan bahwa pemerintah tengah memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk membayar pajak sesuai dengan apa yang mereka punya. Selain itu, mereka juga ikut berinvestasi dengan pemerintah karena program pembangunan infrastruktur terus digenjot.

Presiden Jokowi berencana melakukan sosialisasi amnesti pajak ke penguasa Indonesia yang berada di Singapura. Hal itu dilakukan untuk menarik lebih banyak dana dari negara tersebut untuk masuk ke dalam negeri.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement