Rabu 15 Jun 2016 07:54 WIB

Hingga Akhir Mei, Jamkrindo Sudah Jamin KUR Rp 23,4 Triliun

Jamkrindo
Foto: bumn.go.id
Jamkrindo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bisnis penjaminan kredit Perum Jamkrindo terus mengalami peningkatan. Termasuk dari program kredit usaha rakyat (KUR).

Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo, Bakti Prasetyo mengatakan, sampai dengan akhir Mei 2016, pihaknya sudah menjamin KUR yang mencapai Rp 23,4 triliun.

Tahun ini, Bakti menyebut program KUR berjalan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Sampai akhir Desember 2016, target volume KUR yang dijamin Jamkrindo mencapai Rp 50 triliun.

“Sampai akhir Mei yang dijamin oleh Jamkrindo sudah Rp 23,4 triliun. Per akhir Juni nanti kita yakin bisa mencapai Rp 25 triliun,” ujar Bakti kepada Republika Online, Selasa (14/6).

Dengan semakin banyaknya peserta penyalur KUR, menurut Bakti, pihaknya optimistis target Rp 50 triliun bakal tercapai pada pengujung 2016. Mulai tahun ini pemerintah memutuskan untuk menambah jumlah lembaga penyalur KUR menjadi 19 bank.

Ke-19 bank tersebut di antaranya 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD), yakni BPD Kalimantan Barat, BPD Nusa Tenggara Timur, BPD Yogyakarta, BPD Sulawesi Selatan, BPD Sulawesi Barat, BPD Jawa Tengah, dan BPD Sumatra Utara. Dari bank pemerintah di antaranya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia (BNI). Sementara sisanya adalah perbankan swasta yang memiliki persyaratan dan kriteria untuk menyalurkan KUR.

Sampai akhir tahun ini secara keseluruhan target volume penjaminan Jamkrindo dipatok mencapai Rp 122 triliun. Dari total target penjaminan Rp 122 triliun, menurut Bakti, sebesar Rp 56 triliun ditargetkan berasal dari penjaminan kredit komersial.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement