Senin 23 May 2016 11:32 WIB

Jokowi: Tahun Depan Bunga KUR Tujuh Persen

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Nidia Zuraya
Pengunjung mengamati produk usaha kecil dan menengah (UKM) berupa cinderamata berbahan kayu. Untuk mendorong sektor UKM, pemerintah mengucurkan dana kredit usaha rakyat (KUR).
Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Pengunjung mengamati produk usaha kecil dan menengah (UKM) berupa cinderamata berbahan kayu. Untuk mendorong sektor UKM, pemerintah mengucurkan dana kredit usaha rakyat (KUR).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana kembali menurunkan bunga kredit usaha rakyat (KUR) pada tahun depan. Jokowi mengharapkan bunga KUR bisa turun menjadi tujuh persen. 

"Tahun ini bunga KUR sudah turun jadi sembilan persen. Tahun depan, saya berharap bisa jadi tujuh persen," kata Jokowi saat membuka Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi se-Asean di Telkom University Convention Hall, Bandung, Senin (23/5). 

(Baca: KUR tak Lagi Menjadi Dominasi Perbankan)

Jokowi mengatakan, KUR merupakan peluang bagi para pengusaha, khususnya pengusaha pemula untuk mendapatkan tambahan modal. Karena itu, Jokowi meminta para pengusaha benar-benar memanfaatkan KUR untuk mengembangkan usahanya. 

"Pagu KUR tahun ini Rp 120 triliun. Ini besar sekali dan peluang ini jangan dilewatkan begitu saja," ujar Jokowi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement