Rabu 20 Jan 2016 07:43 WIB

Kapasitas Kilang LPG Mundu Terus Didongkrak

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Dwi Murdaningsih
Kilang minyak
Foto: VOA
Kilang minyak

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON - Kilang LPG Mundu di Cirebon, Jawa Barat yang dikelola Pertagas diharapkan bisa memaksimalkan kapasitas kilang hingga 80 ton per harinya, dengan mendapat tambahan pasokan gas dari Lapangan Gas GG milik Pertamina Hulu Energi ONWJ. Manajer Humas Pertagas Hatim Ilwan menjelaskan, Kilang LPG Mundu akan dioperasikan oleh Pertagas utnuk ekstraksi LPG dari gas GG.

"Gas dari lapangan GG masuk dengan landing point di stasiun metering gas Balongan sekitar 30 juta kaki kubik," kata Hatim, Selasa (19/1).

Tahun ini Pertamina Gas akan fokus menggarap sejumlah proyek penambahan jaringan pipa gas. Hatim menambahkan, beberapa proyek tahun ini adalah penambahan pipa 12 inch Balongan-Mundu yang didedikasikan untuk gas GG dan pengunaan pipa 12 inch Balongan-Mundu (eksisting) untuk mengalirkan gas lean dari kilang LPG Mundu ke refinery unit VI Balongan.

Upgrade kilang LPG Mundu, lanjut Hatim, akan meliputi overhaul kompresor, pembuatan tangki bola, dan fasilitas pendukung lainnya.

"Intinya integrasi bisnis gas Pertamina dari sisi industri," ujar dia.

Lapangan GG telah memiliki fasilitas satu anjungan lepas pantai tanpa awak, pengeboran 3 sumur gas, pipa bawah laut sepanjang 35 kilometer, dan Onshore Process Facilities Balongan dengan total investasi sekitar 150 juta dolar AS, setara Rp 2,01 triliun.

Lapangan GG mulai onstream dengan kapasitas produksi 31 juta kaki kubik per hari dan 150 barel kondensat per hari. Gas dari lapangan tersebut dipasok untuk Kilang Pertamina Balongan serta nantinya juga akan memasok untuk Kilang LPG Pertamina Mundu dan PLN Sunyaragi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement