Rabu 09 Sep 2015 14:04 WIB

Pengamat: Kebijakan Paket Ekonomi Harus Sasar Jangka Pendek

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Direktur Institute for Developement of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati (kanan).
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Direktur Institute for Developement of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paket kebijakan ekonomi rencananya akan diluncurkan hari ini. Direktur Eksekutif Institute National Development and Financial (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, berdasarkan wacana yang kemarin disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, paket kebijakan ekonomi cenderung untuk jangka menengah dan panjang.

"Yang untuk jangka pendek apa? Yang bisa punya implikasi jangka pendek karena ini persoalan yang betul-betul krusial," katanya kepada Republika.co.id, Rabu (9/9).

Kebijakan yang mengarah pada jangka pendek, lanjut dia, diperlukan supaya daya beli masyarakat kembali tumbuh. Selain itu, ia meminta agar pemerintah segera menangani sejumlah kabar mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"(PHK) jangan sampai terjadi, itu enggak kelihatan dari paket kebijakan yang kemarin ditawarkan," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement