Rabu 26 Aug 2015 07:35 WIB

Nilai Tukar Rupiah Merosot, Menkeu: Beli Produk Dalam Negeri

Rep: C03/ Red: Erik Purnama Putra
Menkeu Bambang Brodjonegoro.
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Menkeu Bambang Brodjonegoro.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, merosotnya nilai tukar rupiah berdampak pada daya beli masyarakat. Saat ini, nilai tukar rupiah berada dikisaran Rp 14.050 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Daya beli pasti terganggu karena pelemahan rupiah ada dampak pada inflasi walau tidak begitu besar. Ini artinya kan mengganggu daya beli, belum lagi kalau nilai tukar itu berpengaruh pada barang-barang konsumsi yang di impor," kata Bambang di gedung Nusantara II Jakarta, Selasa (25/8)

Menkeu menjelaskan, dengan kondisi ekonomi di pasar global yang tidak kondusif tengah menyebabkan naiknya harga barang-barang impor. Sebab itu, dia menyarankan agar masyarakat berupaya untuk tidak membeli atau mengkonsumsi barang impor.

Sebaliknya dia mendorong agar masyarakat lebih memilih barang-barang atau produk dalam negri.  "Justru ini saat yang terbaik bagi kita semua, kalau membeli barang impor itu dirasa memberatkan ya kenapa tidak membelui dan konsumsi barang domestik," tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement