REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Kementerian keuangan Uni Emirat Arab (UEA) akan gunakan e-Dirham sebagai metode pembayaran utama. Wakil Menteri keuangan UEA, Younis Al Khouri menyampaikan masyarakat UEA bisa berbelanja melalui aplikasi mobile.
Penggunaan e-Dirham di UEA sama dengan pembayaran melalui kartu kredit. Namun Al Khouri meyakini kartu e-Dirham akan lebih memberikan keuntungan lebih karena tidak ada biaya standar DH3 pada pembayaran.
Katanya, kementerian akan bekerjasama dengan Bank Sentral untuk mempromosikan penggunaan e-Dirham. Usulan tersebut didukung kementerian Tenaga Kerja, kementerian Ekonomi, Departemen Energi dan kementerian Lingkungan Hidup dan Air serta entitas federal dan lokal.
Selain itu, kementerian keuangan juga akan bekerjsama dengan Emirates Indentitas Authority untuk membuat akun e-Dirham masyarakat. Sehingga masyarakat dapat membayar dengan ID Emirates mereka sendiri.
Untuk mendapatkan e-Dirham, kementerian Keuangan UEA membuat beberapa titik penjualan. Masyarakat bisa mendapatkan kartu tersebut di Departemen Keuangan dan kantor pos. Sejak Februari lalu, kementerian mengumumkan transaksi melalui website sudah mencapai lebi dari 7.280.000 pada tahun 2014 dengan total pendapatan 2.04 miliar dirham.