Selasa 17 Mar 2015 16:36 WIB

Perusahaan Semen Thailand Luncurkan Truk Mini

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Satya Festiani
Jayamixni
Foto: Istimewa
Jayamixni

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Perusahaan semen asal Thailand, SCG meluncurkan truk pengaduk pengantar beton siap pakai berukuran mini. Truk yang dinamakan Jayamixni berguna untuk proyek pembangunan di area jalan sempit.

Country Director SCG Indonesia dan Presiden Direktur PT SCG Readymix Indonesia Nantapong Chantrakul mengatakan, Jayamixni merupakan solusi bagi pembangunan perumahan dan proyek infrastruktur yang berlokasi di area jalan sempit yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh truk mixer pengantar beton.

''Kami berharap dengan adanya inovasi terbaru yaitu Jayamixni, kami dapat melayani pelanggan dengan lebih baik, memberikan kesempatan bagi setiap keluarga Indonesia untuk memiliki rumah yang aman tanpa harus terbatas dengan akses jalanan yang sempit,'' kata dia, Selasa (17/3).

SCG, kata dia, mengejar visi untuk menjadi pemimpin bisnis berkelanjutan di ASEAN. Pihaknya akan terus memberikan produk dan layanan berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan di kawasan ASEAN, khususnya di Indonesia.

Segera setelah peluncurannya di pabrik PT SCG Readymix Indonesia, truk Jayamixni melakukan loading untuk mengantar beton siap pakai ke proyek pertamanya yang berlokasi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Untuk tahap pertama, Jayamix bagian dari SCG meluncurkan enam buah truk Jayamixni sebagai proyek percontohan untuk melayani permintaan pasar. Ke depannya, SCG berencana untuk meningkatkan jumlah truknya menjadi 20 truk sampai akhir tahun ini.

“Sesuai dengan tagline-nya - Mini Order, Mini Access, Maxi Quality - Jayamixni tidak hanya mampu untuk mengantarkan beton siap pakai ke area berakses terbatas, namun juga mampu mengantarkan beton siap pakai berkualitas yang tepat sasaran  kepada para konsumen. Beton siap pakai ini tidak hanya praktis digunakan oleh pemilik rumah, namun juga menjamin struktur bangunan rumah yang kuat dan kokoh sehingga aman untuk keluarga,” tutup Nantapong.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement