Kamis 09 Oct 2014 17:04 WIB

Meningkat Tipis, IHSG Belum Bisa Tembus 5.000

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ichsan Emerald Alamsyah
Seorang jurnalis mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/7).
Foto: antara
Seorang jurnalis mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup //rebound// 35,36 poin atau 0,71 persen ke level 4.993,88 pada perdagangan Kamis (9/10). Meski meningkat namun angka ini belum bisa menembus level pekan sebelumnya yang diatas 5.000

Level tertinggi IHSG pada 5.014,49 dan terendah 4.958,52. Volume saham yang diperjualbelikan mencapai 5,24 juta lot saham dengan nilai Rp 4,597 triliun.

Semua konstituen berada di zona hijau, termasuk saham LQ45 dan saham syariah JII. LQ45 naik 7,03 poin (0,84 persen) ke level 844,40. Sementara JII juga naik 3,47 poin (0,53 persen) ke level 662,82.

Dari 10 sektor saham, hanya pertambangan yang tetap berada di zona merah sejak akhir sesi pertama pedagangan. Sektor pertambangan ditutup di level 1.493,98 setelah turun 12,99 poin (0,86 persen).

Di regional, indeks Nikkei terkoreksi cukup dalam 117,05 (0,75 persen) ke level 15.478,93. Sementara Hang Seng menguat 271,20 poin (1,17 persen) ke level 23.534,53. Begitu juga indeks Staits Times juga menguat 1,08 persen atau 34.87 poin ke level 3.261,58.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement