Senin 19 May 2014 13:32 WIB

Ada Lima Prioritas Menko Perekonomian

Rep: Esthi Maharani/ Red: Esthi Maharani
Firmanzah
Firmanzah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski hanya lima bulan menjabat sebagai Menteri Perekonomian, Chairul Tanjung diharapkan bisa menuntaskan lima agenda prioritas pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Staf khusus presiden bidang ekonomi dan pembangunan, Firmanzah mengatakan sedikitnya ada lima program prioritas yang harus dilakukan.

Pertama, mempersiapkan kelancaran arus barang, modal dan orang jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Kedua, bersama dengan Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas mempersiapkan APBN-P 2014 yang perlu pembahasan berhasa dengan DPR.RI.

“Mempersiapkan dan membahas sejumlah asumsi makroekonomi yang perlu penyesuaian,” jelasnya, Senin (19/5).

Ketiga, bersama dengan Bappenas dan Kementerian teknis lainnya menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015 dengan memperhatian masa transisi kepemimpinan.

Keempat, menjalankan program strategis nasional seperti Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), investasi, BPJS, KUR, PNPM, tata aturan sejumlah UU, seperti UU Desa, UU Perdagangan, dan lain-lain.

Terakhir, Menko Perekonomian juga harus berkoordinasi dengan kementerian teknis dan otoritas moneter serta pasar keuangan (BI, LPK, OJK) untuk menjaga perekonomian nasional dalam lima bulan ini tetap resilient di tengah ketidakpastian perekonomian dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement