Selasa 10 Feb 2026 17:24 WIB

Pemerintah Beri Stimulus Diskon Transportasi di Momen Lebaran 2026, Anggarannya Hampir Rp 1 Triliun

Potongan tarif transportasi berlaku Maret–April 2026 untuk mendukung mobilitas.

Rep: Eva Rianti/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi untuk momen Lebaran 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Anggaran yang digelontorkan untuk stimulus tersebut hampir mencapai Rp 1 triliun.

“Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi total anggarannya adalah Rp 911,16 miliar berasal dari APBN maupun non APBN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Stimulus Ekonomi HKBN Idul Fitri 2026, Diskon Tarif Transportasi, WFA, dan Bantuan Pangan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga

Airlangga memerinci, untuk transportasi darat dengan menggunakan layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 30 persen. Diskon berlaku pada tiket perjalanan periode 14—29 Maret 2026, dengan target penumpang mencapai 1,2 juta.

Adapun untuk angkutan laut dengan menggunakan layanan PT Pelni, Pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk periode 14 Maret—5 April 2026. Target penumpang untuk diskon tarif angkutan laut tersebut mencapai 445 ribu penumpang.

Demikian pula terdapat diskon tarif pada angkutan penyeberangan PT ASDP. Untuk periode 12—31 Maret 2026, ada diskon 100 persen dari jasa kepelabuhanan. Targetnya mencapai 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

“Angkutan udara untuk periode 14—29 Maret 2026 dengan diskon tarif antara 17 atau 18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri, targetnya 3,3 juta penumpang,” lanjutnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement