Senin 10 Feb 2014 14:10 WIB

Dirut Optimistis Merpati Beroperasi Kembali Awal Maret

Salah satu pesawat terbang milik maskapai Merpati Airlines.
Foto: kampungtki.com
Salah satu pesawat terbang milik maskapai Merpati Airlines.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airline (Merpati), Capt Asep Ekanugraha optimistis mulai 1 Maret 2014, layanan penerbangan perusahaan itu dapat beroperasi kembali seiring mulai berjalannya kerja sama operasional (KSO) dengan sejumlah investor.

"Awal Maret mudah-mudahan Merpati sudah bisa terbang, terutama pada rute-rute yang sebelumnya sempat ditutup," kata Asep saat konferensi pers media update Merpati di Jakarta, Senin (10/2).

Menurut Asep, saat ini perusahaan sedang menjalin kerjasama operasional dengan 15 perusahaan, dua diantaranya adalah PT Bentang Persada Gemilang dan PT Amagedon Indonesia. Upaya penyelamatan Merpati dengan merestrukturisasi usaha sudah dilakukan sejak lama mulai dari penyuntikan dana, pengurangan karyawan, pemindahan kantor pusat, termasuk merestrukturisasi utang kepada kreditur swasta dengan mengkonversi utang (debt to equity swap) menjadi saham.

Namun hingga kini belum menunjukkan perbaikan, sehingga harus dicarikan opsi lain dengan mengundang investor untuk masuk Merpati. "Perusahaan yang menjadi mitra KSO sudah berkomitmen mengembangkan Merpati. Tentu mereka mau masuk ke Merpati karena sudah mengetahui kondisi perusahaan untuk diselamatkan," ujar Asep.

Ia menambahkan dalam jangka pendek Merpati segera mengurus kembali perizinan penerbangan aircraft operation certificate (AOC) kepada Kementerian Perhubungan. Pada 1 Februari 2014, Merpati terpaksa menutup sebagian besar rute penerbangan karena tidak memiliki kemampuan untuk beroperasi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement