Kamis 25 Apr 2013 16:02 WIB

Aturan LCGC Tak Kunjung Selesai, Grup Astra Rugi 17 Ribu Unit

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya
Mobil murah keluaran Daihatsu akan serupa Etios (gambar atas), merek baru Toyota yang pertama diluncurkan di India
Foto: Daihatsu-Toyota
Mobil murah keluaran Daihatsu akan serupa Etios (gambar atas), merek baru Toyota yang pertama diluncurkan di India

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Astra International Tbk baru akan memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost and Green Car (LCGC) jika pemerintah sudah mengeluarkan aturan yang jelas terkait hal tersebut. Sampai saat ini pemerintah belum juga memberi kepastian kapan aturan tersebut akan disahkan.

Seperti diketahui pemerintah memperkirakan aturan LCGC akan dikeluarkan pada November 2012. Direktur Astra Sudirman M. Rusdi mengatakan selama aturan itu belum jelas, pihaknya tidak akan memproduksi mobil ramah lingkungan tersebut.

Perseroan mengakui sudah siap melakukan produksi mobil LCGC sejak November 2012. Jika dihitung, perseroan seharusnya sudah memproduksi 17 ribu LCGC sejak November. "Itu bisa dikatakan kerugian kami," ujar Sudirman di Jakarta, Kamis (25/4).

Perseroan telah menggandeng 145 pemasok komponen untuk mendukung produksi mobil LCGC. Namun karena belum keluarnya aturan, pasokan komponen belum dapat dimanfaatkan.

Saat ini aturan LCGC masih tertahan di Kementerian Keuangan. Astra mengharapkan aturan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga perseroan bisa mulai memproduksi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement