Rabu 06 Jun 2012 20:48 WIB

Tak Cemaskan Spekulan, Pertamina: Mereka tak Bakal Bertahan

Rep: Muhammad Gufron/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Badan pengawas Pertamina mengecek jaringan pipa gas milik Pertamina Gas
Foto: Indomigas
Badan pengawas Pertamina mengecek jaringan pipa gas milik Pertamina Gas

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI--Ulah spekulan yang menimbun gas dari operasi pasar tidak dikhawatirkan PT Pertamina. Perusahaan BUMN ini malah yakin oasokan penjualannya lebih dari cukup untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Mereka (spekulan) akan bingung menyimpannya," kata Vice President LPG & Gas Product PT Pertamina, Muhammad Iskandar, Rabu (6/6). Menurut dia, ada kapasitas penyimpanan tabung tersebut dengan ketentuan yang berlaku. "Mereka tak mungkin bertahan."

Keinginan spekulan menimbun pasokan gas, sambung Iskandar, karena ingin memainkan harga untuk pengecer. Operasi pasar ini dilakukan untuk menindaklanjuti permasalahan itu. Selain untuk mencukupi kebutuhan gas bersubsidi, operasi tersebut juga untuk mensosialisasikan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia menjelaskan, jika harga kembali normal, para spekulan pun mau tidak mau menjual dengan harga tersebut. Jadi tidak ada pihak yang dirugikan. "Mereka nantinya menjual sebagai pengecer biasa," ujar Iskandar.

Pertamina melakukan operasi pasar ini dengan menggandeng Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) serta pemerintah daerah setempat. Itu untuk m

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement