Rabu 18 Jan 2012 17:21 WIB

Peringkat Utang Naik, Julian: Bukti Indonesia Berjalan Tidak Autopilot

Rep: Esthi Maharani/ Red: Ramdhan Muhaimin
Moody's Investors Service
Moody's Investors Service

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Lembaga rating internasional, Moody telah menaikan peringkat utang Indonesia. Seperti dikutip dari situs Wall Street Journal, Indonesia naik status dari Ba1 menjadi Baa3 dengan ‘outlook’ stabil. Kenaikan peringkat ini satu tingkat di bawah Investment Grade atau layak investasi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun menyambut baik perubahan rating ini. Juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan dalam sidang cabinet paripurna, presiden mempersilakan Gubernur Bank Indonesia mengumumkan kepada peserta sidang bahwa Moody telah menaikkan Indonesia's debt rating menjadi investment grade.

"Penilaian Moody dan Fitch sebelumnya jelas membuktikan bahwa negara ini dijalankan bukan autopilots," katanya, Rabu (18/1).

Perubahan status dari lembaga rating internasional ini sedikit banyak mengubah persepsi tentang kondisi ekonomi Indonesia. Masih dari situs Wall Street Journal, dengan peringkat tersebut, outlook ekonomi Indonesia dianggap stabil, ekonomi Indonesia semakin tahan krisis, perbaikan tingkat hutang dan cadangan devisa, dan kebijakan ekonomi yang membaik.

Keputusan penaikan peringkat ini baru dilakukan pada Rabu (18/1) ini. Indonesia dianggap menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan mampu bertahan dari krisis ekonomi global, serta memiliki kebijakan dan instrumen yang mampu menahan dampak kerentanan di sektor keuangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement