Ahad 01 Nov 2026 13:40 WIB

Binance Kucurkan 6,34 Miliar Dolar AS untuk Ganti Kerugian Pengguna

Binance alokasikan dana besar untuk ganti rugi serangan siber kripto.

Bursa mata uang kripto Binance menyatakan telah menutup 90 persen kerugian pengguna akibat serangan siber.
Foto: Dok. Bin
Bursa mata uang kripto Binance menyatakan telah menutup 90 persen kerugian pengguna akibat serangan siber.

JAKARTA — Bursa mata uang kripto Binance menyatakan telah menutup 90 persen kerugian pengguna akibat serangan siber. Perusahaan mengalokasikan dana lebih dari 6,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp 115 triliun untuk memberikan kompensasi penuh.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Ahad (1/11/2026), Binance mengatakan bahwa sekitar 80 persen kerugian sebelumnya telah berhasil ditutupi. Tingkat cakupan kompensasi kini dilaporkan telah meningkat menjadi 90 persen.

Baca Juga

“Tingkat cakupan kini telah mencapai 90 persen,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak Binance.

Perusahaan menyebut kerugian yang melibatkan sejumlah aset kripto telah sepenuhnya ditutupi oleh manajemen. Aset tersebut mencakup Bitcoin, Ethereum, Tether, BNB, Solana, USD Coin, XRP, USD1, RLUSD, hingga Zcash.

Adapun 10 persen kerugian yang tersisa berasal dari token dengan likuiditas lebih rendah di luar 10 aset utama tersebut. Binance menyatakan akan terus membeli token terdampak melalui pasar terbuka maupun jalur over-the-counter hingga seluruh kerugian tertutupi.

“Binance, bukan pengguna kami, yang akan menanggung beban finansial atas dana yang dicuri tersebut,” tegas perusahaan dalam keterangan tertulisnya.

 

sumber : ANTARA
Berita Lainnya

Rekomendasi