Rabu 21 Oct 2026 09:00 WIB

Saran dan Rekomendasi DEN Soal MSCI yang Diterima Presiden

DEN menyerahkan langsung saran dan rekomendasi kepada Prabowo.

Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu menjadi pembicara kunci dalam Indonesian Pavilion Talkshow Fostering and Enabling Innovative Climate Finance Mechanism di COP29, Baku, Azerbaijan, Selasa (12/11/2024). Dalam talkshow tersebut Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly memaparkan bahwa PLN telah merancang strategi pendanaan proyek energi hijau dalam transisi energi di tanah air. PLN menargetkan pengembangan pembangkit 75?rbasis energi terbarukan. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan pendanaan yang diperkirakan mencapai lebih dari USD 100 miliar hingga 2033.
Foto: Republika
Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu menjadi pembicara kunci dalam Indonesian Pavilion Talkshow Fostering and Enabling Innovative Climate Finance Mechanism di COP29, Baku, Azerbaijan, Selasa (12/11/2024). Dalam talkshow tersebut Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly memaparkan bahwa PLN telah merancang strategi pendanaan proyek energi hijau dalam transisi energi di tanah air. PLN menargetkan pengembangan pembangkit 75?rbasis energi terbarukan. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan pendanaan yang diperkirakan mencapai lebih dari USD 100 miliar hingga 2033.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menerima saran dan rekomendasi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengenai pengumuman terbaru MSCI yang mengusulkan adanya perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market. Di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026), DEN menyampaikan rekomendasinya itu secara langsung kepada Presiden Prabowo pada rapat terbatas yang diikuti oleh menteri-menteri sektor ekonomi dan pejabat terkait di antaranya Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Kami memberi saran untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang memang sudah dijalankan dan melanjutkan enforcement oleh regulator yang memang juga sudah diumumkan, karena undang-undang kita memang sudah memberikan ruang untuk melakukan langkah-langkah yang tegas terkait (masalah, red) itu," kata Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu saat jumpa pers setelah rapat di Istana Merdeka, Selasa malam.

Baca Juga

MSCI menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat terbatas antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DEN di Istana Merdeka, Selasa. Dalam pertemuan itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan DEN memaparkan hasil kajian, kemudian memberikan saran-saran dan rekomendasi, di antaranya terkait kesiapan perekonomian nasional menghadapi dampak El Nino dan La Nina, program perlindungan sosial (perlinsos) digital, percepatan hilirisasi, dan tata kelola distribusi BBM, dan hasil kajian mengenai makan bergizi gratis (MBG).

"Satu per satu kami jelaskan, karena (dalam rapat, red) ada Menteri Keuangan, ada Gubernur BI, ada Menko Perekonomian. Jadi, tadi sekaligus juga kita mengonfirmasi data-data yang ada. Jadi, saya senang sekali bahwa Bapak Presiden tadi sangat memberikan perhatian dengan data-data ekonomi yang kami berikan," kata Luhut.

Oleh karena itu, saat bertatap muka dengan Presiden Prabowo, Luhut juga menyatakan komitmen DEN untuk memasok data-data yang kredibel dan akurat kepada Presiden Prabowo dan pemerintah.

"Kami tadi terakhir, saya lapor Presiden, kami akan men-feeding Presiden dengan data-data yang akurat sehingga proses pengambilan keputusan Presiden nanti basisnya akan banyak dengan data, karena dengan data ini saya kira proses pengambilan keputusan akan bisa jauh lebih akurat," kata dia.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi