Selasa 20 Oct 2026 14:00 WIB

Produsen Global Perluas Pasar Perangkat Rumah Tangga di Indonesia

Distribusi lokal menjadi kunci ekspansi produsen global.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Satria K Yudha
Aucma Group meresmikan showroom dan kantor pusat PT Aucma Indonesia Electrical di Pluit, Jakarta Utara.
Foto: Istimewa
Aucma Group meresmikan showroom dan kantor pusat PT Aucma Indonesia Electrical di Pluit, Jakarta Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pasar perangkat rumah tangga di Indonesia terus menarik ekspansi produsen global seiring besarnya basis konsumen dan kebutuhan produk yang semakin beragam. Perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan, tetapi juga memperkuat jaringan distribusi, layanan purnajual, dan penyesuaian produk dengan standar lokal.

Aucma Group menjadi salah satu produsen yang memperluas pasar di Indonesia melalui peresmian showroom dan kantor pusat PT Aucma Indonesia Electrical di Pluit, Jakarta Utara, Senin (19/10/2026). Perusahaan asal Qingdao, Tiongkok, itu mulai memperbesar fokus dari segmen rantai dingin komersial ke pasar perangkat rumah tangga.

Baca Juga

Deputy General Manager Aucma Group Li Jiancheng mengatakan, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan di Asia Tenggara. Kehadiran kantor dan showroom baru digunakan untuk memperluas jaringan distribusi ritel.

“Peresmian Showroom dan Kantor PT Aucma Indonesia Electrical hari ini, menandai langkah baru Aucma memasuki pasar distribusi produk di jaringan penjualan retail untuk pasar rumah tangga,” kata Li dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Sebelumnya, produk Aucma telah dipasarkan di Indonesia melalui mitra bisnis pada segmen commercial cold supply chain. Produk tersebut digunakan antara lain oleh jaringan ritel modern, perusahaan makanan dan minuman dingin maupun beku, serta pelanggan bisnis lainnya.

Melalui PT Aucma Indonesia Electrical, perusahaan memperluas portofolio ke sejumlah produk rumah tangga seperti chest freezer, showcase cooler/freezer, kulkas, mesin cuci, dan pendingin ruangan. Produk yang dipasarkan untuk konsumen Indonesia disebut mengikuti ketentuan dan standar yang berlaku, termasuk Standar Nasional Indonesia (SNI).

Untuk mempercepat penetrasi pasar, perusahaan menggunakan strategi distribusi berbasis kemitraan dengan distributor lokal. Pada tahap awal, jaringan distribusi direncanakan mencakup Jabodetabek, Sumatera Utara termasuk Aceh, Batam, Pekanbaru, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Perluasan ke wilayah lain akan dilakukan secara bertahap berdasarkan potensi pasar. Li menilai keberadaan mitra lokal penting untuk memperluas jangkauan sekaligus memahami karakter konsumen di masing-masing daerah.

“Langkah strategis ini menandai komitmen untuk menghadirkan solusi perangkat rumah tangga berkualitas tinggi bagi konsumen di Indonesia,” kata Li.

Selain distribusi, perusahaan menyiapkan jaringan layanan purnajual untuk mendukung konsumen setelah pembelian. Layanan tersebut menjadi faktor penting dalam persaingan karena konsumen tidak hanya mempertimbangkan produk, tetapi juga kemudahan memperoleh dukungan ketika terjadi kendala.

Ekspansi Aucma menunjukkan pasar perangkat rumah tangga Indonesia masih menjadi tujuan pertumbuhan produsen global. Persaingan ke depan akan ditentukan oleh kemampuan memperluas jaringan distribusi, menjaga kualitas layanan purnajual, serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan standar pasar domestik.

Berita Lainnya

Rekomendasi