REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kartu Debit dan Kartu Kredit Jenius tercatat telah digunakan di 188 negara untuk transaksi online, offline, dan tarik tunai. Data tersebut disampaikan Jenius by SMBC Indonesia saat memasuki satu dekade sejak layanan perbankan digital tersebut diluncurkan pada 2016.
Selain penggunaan kartu di berbagai negara, Jenius mencatat transaksi mata uang asing melalui aplikasinya. Pengguna dapat melakukan aktivitas menabung, menukar, mengirim, dan menerima mata uang asing selama 24 jam.
Tiga mata uang asing yang paling banyak digunakan pengguna Jenius adalah dolar AS, dolar Singapura, dan yen Jepang. Jenius juga mencatat transaksi pengiriman mata uang asing dari Indonesia ke Brasilia, Brasil, dan Carolina Selatan, Amerika Serikat, dengan jarak lebih dari 26.000 kilometer.
Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi mengatakan, selama 10 tahun sejak diluncurkan, Jenius telah mengembangkan lebih dari 80 inovasi berdasarkan masukan pengguna.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Teman Jenius atas dukungan dan kepercayaan selama sepuluh tahun ini sehingga kita bisa bertumbuh bersama,” ujar Irwan, Rabu (16/9/2026).
Pengembangan layanan Jenius mencakup kebutuhan transaksi, tabungan, pengelolaan cash flow, investasi, dan proteksi. Salah satu layanan yang tersedia adalah Bayar & Nabung melalui Cash Cow, yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi sekaligus menabung.
Dalam penggunaan fitur tersebut, salah satu pengguna tercatat melakukan aktivitas transaksi sekaligus menabung sebanyak 210 kali dalam satu bulan.
Jenius juga memiliki program reward Yay Points. Salah satu pengguna tercatat mengumpulkan Yay Points dalam jumlah yang disebut setara dengan 12 tiket Business Class pulang-pergi Jakarta-Tokyo jika ditukarkan melalui KrisFlyer Miles.
Pada 2026, Jenius menambah Yay Stickers melalui misi Play & Yay! serta tiga pilihan mata uang asing baru, yaitu lira Turki, franc Swiss, dan riyal Saudi.
Jenius menyatakan pengembangan layanan dilakukan dengan mempertimbangkan masukan pengguna melalui proses kokreasi.