REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Merayakan ulang tahun ke-29, Super Indo mengajak pelanggan dan karyawannya mengubah aktivitas sederhana menjadi aksi sosial. Melalui program Healthy Walk with Happy Purpose, sebanyak 2.900 peserta ditantang mencapai 29.000 langkah per orang yang kemudian dikaitkan dengan penyediaan paket donasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut menargetkan 2.900 paket donasi untuk disalurkan di 29 kota tempat Super Indo beroperasi. Konsepnya dibuat sederhana, yakni peserta cukup bergerak dan mencatat jumlah langkah yang mereka tempuh.
Vice President of Stores & Supply Chain Super Indo, Donny Ardianta Passa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar aktivitas fisik sehari-hari dapat sekaligus memberikan manfaat sosial. “Melangkah untuk kebaikan. Langkah mereka tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi kontribusi sosial,” ujar Donny, dalam acara di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Peserta yang berhasil menyelesaikan misi juga mendapatkan apresiasi berupa e-voucher belanja senilai Rp 50 ribu yang dapat digunakan di Super Indo.
Adapun 29 kota sasaran program tersebut tersebar dari Sumatra hingga Jawa Timur. Wilayahnya antara lain Palembang, Lampung, Jabodetabek, Bandung Raya, Cirebon, sejumlah kota di Jawa Tengah dan DIY, hingga Kediri, Madiun, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Probolinggo, Jember, dan Malang.
Super Indo juga menggandeng sejumlah mitra usaha untuk mendukung pemenuhan kebutuhan paket donasi. Kolaborasi tersebut melibatkan perusahaan dari berbagai kategori produk kebutuhan sehari-hari.
Untuk penyaluran bantuan, Super Indo bekerja sama dengan Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa. Keduanya menjadi mitra dalam memastikan paket donasi diterima masyarakat yang membutuhkan.
General Manager of Corporate Affairs & Strategic Event Management Super Indo, Yuvlinda Susanta, mengatakan kolaborasi diperlukan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kampanye aktivitas fisik. “Ketika berbagai pihak bergerak dengan tujuan yang sama, setiap langkah dapat menciptakan dampak yang lebih besar,” kata Yuvlinda.
Menurut dia, program tersebut membawa pesan bahwa kontribusi sosial tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat dikembangkan menjadi gerakan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Program ini bukan hanya tentang seberapa jauh kita berjalan atau berapa banyak langkah yang kita capai. Lebih dari itu, tentang bagaimana setiap langkah dapat membawa kita menuju kehidupan yang lebih sehat, kebahagiaan yang dapat dibagikan, serta harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.