Selasa 08 Sep 2026 19:18 WIB

Setelah Digembleng Militer, Bagaimana Nasib Gaji Manajer Kopdes?

Menkeu menyatakan keterlambatan penempatan bukan karena tak ada anggaran.

Rep: Dian Fath Risalah,M. Nursyamsyi/ Red: Fitriyan Zamzami
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah mengeklaim sudah menyiapkan anggaran untuk membayar gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebutuhan anggaran tersebut telah mendapat persetujuan dan kini tinggal menunggu pelaksanaannya.

“Sudah dianggarkan, sudah disetujui berapa permintaannya. Tergantung pelaksanaannya saja,” kata Purbaya saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga

Purbaya menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai penempatan manajer KDMP yang belum dilakukan. Ia memastikan keterlambatan tersebut bukan karena anggaran gaji yang belum tersedia.

Namun, Purbaya belum menyebut secara rinci berapa gaji yang akan diterima setiap manajer KDMP. Ia juga belum merinci berapa anggaran pemerintah pusat yang disiapkan untuk kebutuhan manajer di sekitar 80 ribu koperasi.

Perhitungan anggaran untuk KDMP juga belum seluruhnya selesai. Pemerintah, kata Purbaya, masih menghitung porsi Dana Desa yang akan digunakan untuk mendukung program tersebut.

Purbaya mengatakan kebutuhan anggaran nantinya akan mengikuti pelaksanaan KDMP di lapangan. Pemerintah tidak ingin hanya menggunakan plafon sebagai dasar perhitungan karena dapat membuat kebutuhan anggaran terlihat besar.

“Kita lihat implementasi seperti apa, nanti baru kita penuhi sesuai dengan implementasinya. Kalau plafon-plafon saja, nanti angkanya kelihatan besar,” kata Purbaya.

photo
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). - (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Berita Lainnya

Rekomendasi