REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Koperasi Sabang Merauke Sejahtera (SMS) Sekretariat Jenderal DPD RI mulai mengembangkan layanan berbasis digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota. Transformasi tersebut juga diikuti pembenahan tata kelola dan penguatan kemitraan untuk meningkatkan daya saing koperasi.
Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal mengatakan, transformasi yang dilakukan tidak sebatas pembaruan identitas koperasi, tetapi juga mencakup pengembangan model usaha agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan teknologi.
“Rebranding adalah keputusan strategis untuk memastikan usaha tetap relevan dengan ekspektasi zaman. Satu langkah kecil keberanian mengeksekusi hari ini jauh lebih berarti daripada seribu rencana yang hanya ada di kepala,” ujar Mohammad Iqbal dalam siaran pers, Rabu (29/7/2026).
Untuk mendukung operasional, Koperasi SMS menjalin kerja sama dengan Outlet Mitra Indogrosir guna memperkuat pasokan barang dan meningkatkan standar pengelolaan toko. Selain layanan di toko fisik, koperasi juga menyiapkan sistem belanja daring yang memungkinkan anggota melakukan pemesanan, pembayaran, hingga pengantaran barang secara digital.
“Selain kehadiran toko fisik, mekanisme pesan, bayar, dan antar melalui sistem belanja daring yang telah disiapkan adalah bukti nyata bahwa koperasi ini peka terhadap perkembangan zaman, peka terhadap kebutuhan, dan peka terhadap perubahan. Inilah wajah koperasi masa kini yang kita cita-citakan bersama,” kata Mohammad Iqbal.
Iqbal menambahkan, transformasi koperasi juga harus diikuti perubahan tata kelola agar lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
“Cara-cara lama yang sudah tidak lagi efektif harus kita tinggalkan, dan digantikan dengan manajemen baru yang lebih transparan, lebih akuntabel, profesional, serta didukung oleh tata kelola koperasi yang baik,” ujarnya.
Ketua Koperasi SMS Setjen DPD RI Hartawan mengatakan, sejak berdiri pada 2016 koperasi telah melewati tiga periode kepengurusan. Menurut dia, transformasi digital dilakukan melalui pengembangan aplikasi koperasi terintegrasi yang dapat diakses pegawai melalui sistem single sign-on (SSO) Setjen DPD RI.
“Sejalan dengan perkembangan teknologi, Koperasi SMS juga telah bertransformasi dari pengelolaan manual ke sistem digital serta online shop. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan aplikasi koperasi terintegrasi yang kini dapat diakses secara mudah oleh para pegawai melalui SSO Setjen DPD RI,” ujar Hartawan.