REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kemudahan akses pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Seiring bertambahnya pilihan kendaraan listrik dan hybrid di pasar, skema kredit yang kompetitif diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke transportasi rendah emisi.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik perlu didukung layanan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
“Seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dan hybrid, MUF terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Dapot dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Menurut Dapot, pembiayaan menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Karena itu, MUF memperkuat kolaborasi dengan Bank Mandiri untuk menyediakan berbagai pilihan pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid.
Ia mengatakan, semakin banyaknya merek kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia juga memperluas pilihan konsumen. Kondisi tersebut mendorong perusahaan pembiayaan menyesuaikan produk dan layanan dengan perkembangan kebutuhan pasar.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, MUF menghadirkan layanan pembiayaan kendaraan listrik dalam ajang Mandiri Auto Deals 2026. Masyarakat dapat memperoleh informasi pembiayaan berbagai merek kendaraan listrik dan hybrid, seperti BYD, Jaecoo, Xpeng, dan Hyundai, sekaligus mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive.
Selain konsultasi pembiayaan, MUF menawarkan berbagai skema kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Perseroan berharap kemudahan akses pembiayaan dapat mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Dapot menambahkan, kolaborasi antara industri pembiayaan, perbankan, dan pelaku otomotif akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.