Rabu 18 Mar 2026 14:33 WIB

WHX Dubai Jadi Ajang Memperluas Akses Pasar Global Industri Indonesia

Industri kesehatan dalam negeri perlu perluas akses pasar untuk bisa dongkrak ekonomi

WHX Dubai
Foto: WHX Dubai
WHX Dubai

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Partisipasi pelaku industri alat kesehatan Indonesia dalam World Health Exhibition (WHX) Dubai 2026 menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar global, khususnya di kawasan Timur Tengah dan Afrika yang terus mencatat pertumbuhan kebutuhan sektor kesehatan.

WHX Dubai merupakan salah satu pameran industri kesehatan terbesar di kawasan tersebut yang mempertemukan produsen, distributor, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara. Ajang ini dinilai menjadi pintu masuk penting bagi produk Indonesia untuk memperluas jejaring bisnis dan menjajaki peluang ekspor.

Sejumlah perusahaan nasional memanfaatkan pameran ini untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan calon mitra distribusi internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat penetrasi pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk alat kesehatan Indonesia di tingkat global.

Produk alat kesehatan Indonesia yang ditampilkan dalam ajang ini telah masuk dalam kategori medical devices yang mengikuti standar dan regulasi sektor kesehatan internasional. Hal tersebut menjadi modal penting dalam memperluas distribusi ke berbagai negara.

General Manager MagicPower, Terence Bouman, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam WHX Dubai merupakan langkah strategis untuk membuka akses pasar baru dan memperluas jaringan global.

“Partisipasi ini menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang distribusi di pasar baru. Kawasan Timur Tengah dan Afrika memiliki potensi besar bagi pertumbuhan industri alat kesehatan, termasuk produk dari Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, ekspansi ke pasar global diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor sekaligus memberikan kontribusi terhadap devisa negara.

Dukungan pemerintah turut memperkuat langkah tersebut melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Persatuan Emirat Arab yang aktif memfasilitasi promosi produk nasional di pasar internasional.

Kepala ITPC Dubai, Widy Haryono, menilai pameran internasional menjadi sarana strategis dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kinerja ekspor produk Indonesia.

“Pameran internasional membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor. Produk alat kesehatan Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di pasar global,” jelasnya.

Ia mencatat, pada 2025 nilai ekspor produk alat kesehatan Indonesia ke Persatuan Emirat Arab mencapai USD 74,4 ribu atau tumbuh 48,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Judha Nugraha, menegaskan bahwa partisipasi pelaku usaha Indonesia dalam pameran internasional merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi nasional.

“Kehadiran perusahaan Indonesia di Dubai merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar serta memperkuat kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab,” kata Judha.

Partisipasi dalam WHX Dubai 2026 diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong ekspansi industri alat kesehatan nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kesehatan global.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement