Selasa 10 Mar 2026 15:48 WIB

Transjabodetabek Blok M-Soetta Bakal Diresmikan Pekan Ini, Segini Tarifnya

Pramono membuka peluang adanya tarif khusus untuk Transjabodetabek Blok M-Soetta.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Satria K Yudha
Penumpang menaiki bus Transjakarta P11 rute TransJabodetabek Blok M-Bogor di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (9/6/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka rute baru transJabodetabek Blok M-Bogor dengan kode P11 untuk memenuhi kebutuhan akses transportasi warga Bogor dan Jakarta. Rute Blok M-Bogor ini memiliki panjang lintasan 113,3 kilometer dengan 20 titik perhentian bus yang terdiri dari 9 titik di wilayah DKI Jakarta dan 11 titik di luar wilayah DKI Jakarta dengan estimasi waktu tempuh sekitar 90 menit sampai 110 menit saat lalu lintas padat.  Keberadaan rute baru diharapkan terciptanya konektivitas antardaerah penyangga serta dapat menekan angka penggunaan transportasi pribadi sehingga dapat menurunkan angka kemacetan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Penumpang menaiki bus Transjakarta P11 rute TransJabodetabek Blok M-Bogor di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (9/6/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka rute baru transJabodetabek Blok M-Bogor dengan kode P11 untuk memenuhi kebutuhan akses transportasi warga Bogor dan Jakarta. Rute Blok M-Bogor ini memiliki panjang lintasan 113,3 kilometer dengan 20 titik perhentian bus yang terdiri dari 9 titik di wilayah DKI Jakarta dan 11 titik di luar wilayah DKI Jakarta dengan estimasi waktu tempuh sekitar 90 menit sampai 110 menit saat lalu lintas padat. Keberadaan rute baru diharapkan terciptanya konektivitas antardaerah penyangga serta dapat menekan angka penggunaan transportasi pribadi sehingga dapat menurunkan angka kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana meresmikan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada pekan ini. Rute baru itu diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang hendak mudik menggunakan pesawat dari bandara di wilayah Tangerang itu.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah menentukan waktu peresmian Transjabodetabek rute Blok M-Soetta. Ia mengatakan, rute baru Transjabodetabek itu akan mulai secara resmi beroperasi pada Kamis (12/3/2026).

Baca Juga

"Untuk Transjabodetabek akan kami resmikan pada tanggal 12 Maret jam 9 pagi," kata dia di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, tarif bus Transjabodetabek rute baru itu kemungkinan akan sama seperti layanan Transjakarta lainnya, yaitu Rp 2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp 3.500 pukul 07.00-22.00 WIB. Namun, tarif itu hanya berlaku hingga momen Lebaran 1447 H.

"Mengenai tiket itu berapa, belum saya putuskan, tapi nanti sampai dengan Idulfitri sama dengan yang ada," kata dia.

Meski begitu, Pramono tetap membuka peluang adanya tarif khusus untuk Transjabodetabek Blok M-Soetta setelah Lebaran. Namun, hal itu masih akan dikaji terlebih dahulu. 

"Kenapa? Karena ternyata untuk ke bandara itu ada tiga kali pemberhentian yang ada cost-nya juga. Tapi pada saatnya nanti akan kami putuskan, yang jelas pasti jauh lebih murah dibandingkan naik transportasi yang lain maupun taksi," ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza mengatakan, rute baru Transjabodetabek itu dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat yang hendak berpergian menggunakan pesawat dari bandara internasional itu. Karena itu, rute baru itu ditargetkan bisa beroperasi sebelum Lebaran, ketika banyak masyarakat yang mudik menggunakan pesawat. “Targetnya ini buat mudik, jadi sebelum Lebaran. Kami lagi kejar," kata dia.

Menurut dia, Transjabodetabek Blok M-Soetta itu akan dikhususkan untuk melayani penumpang pesawat. Karena itu, pihaknya akan menggunakan unit bus dengan lantai rendah untuk melayani rute tersebut. 

"Unit yang akan kita gunakan nanti adalah unit low entry. Jadi Metrotrans yang warna oranye yang lantai rendah, sehingga nanti mobilisasi koper dan segala macamnya itu relatif lebih mudah," ujar Welfizon. 

Ia menambahkan, bus itu akan berhenti di halte yang berada di pinggir jalan, bukan halte BRT Transjakarta. Dengan begitu, masyarakat yang membawa barang bawaan yang cukup besar akan lebih dimudahkan.

Welfizon menyebutkan, Transjabodetabek rute baru itu nantinya akan berangkat dari Blok M. Setelah itu, bus akan melintasi Jalan Jenderal Sudirman, melalui Semanggi, Gedung DPR/MPR, dan masuk ke dalam jalan tol hingga sampai ke bandara.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement