REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan sebanyak 600 ribu hingga 700 ribu wisatawan diprediksi berlibur ke Kota Bandung saat libur Lebaran 1447 Hijriyah atau tahun 2026. Arus lalu lintas pun diprediksi akan mengalami kepadatan oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
"Arahan dari Pak Kapolri tadi sudah sangat jelas bahwa Kota Bandung disebut sebagai salah satu tujuan wisata dengan tingkat kunjungan yang sangat tinggi saat libur Lebaran," ucap dia di Mapolrestabes Bandung, Senin (2/3/2026).
Untuk menuju destinasi wisata seperti Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan Ciwidey, Kabupaten Bandung, ia mengatakan wisatawan tetap harus melewati pusat Kota Bandung. Ia menyebut Kota Bandung merupakan kota wisata sekaligus kota transit saat libur Lebaran.
"Kami akan siap siaga. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Plt Kapolrestabes. Kami akan memperhatikan beberapa titik rawan yang akan diidentifikasi lebih lanjut," kata dia.
Ia memprediksi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung saat libur Lebaran mencapai 600 ribu hingga 700 ribu orang. Namun, jumlah kunjungan wisatawan masih lebih tinggi saat momen Tahun Baru.
"Saat Lebaran, arus akan terpecah ke berbagai tujuan mudik seperti Pantura, Garut, Tasik, hingga Jawa Tengah. Diperkirakan jumlah kunjungan sekitar 600–700 ribu orang, seperti tahun lalu," kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya menyelenggarakan mudik gratis untuk warga Kota Bandung ke sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat. Farhan mengaku masih menghitung kebutuhan anggarannya.
"Mudik gratis, Insya Allah ada. Kami sedang mengupayakan sekitar 15–20 bus, namun masih dihitung anggarannya. Tujuannya seputaran Jawa Barat. Untuk Jawa Tengah, saya belum bisa memastikan karena harus mengurus perizinan tersendiri," kata dia.