Selasa 24 Feb 2026 14:03 WIB

MDLA Bidik Pasar Pet Care yang Diproyeksi Tembus 1,83 Miliar Dolar AS

MDLA kembangkan industri pet care untuk perluas pasar

Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 6 Februari 2026 oleh Direktur Utama AAM Juliwaty dan Direktur Utama Compawnion Stephani Herman
Foto: PT Medela Potentia Tbk (MDLA)
Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 6 Februari 2026 oleh Direktur Utama AAM Juliwaty dan Direktur Utama Compawnion Stephani Herman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tren kepemilikan hewan peliharaan yang terus meningkat mendorong pertumbuhan industri pet care nasional. Di tengah proyeksi pasar yang kian besar, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) memperluas ekspansi bisnisnya melalui penguatan distribusi segmen makanan hewan.

Mengutip laporan Mordor Intelligence, nilai industri pet care Indonesia diperkirakan mencapai 1,83 miliar dolar AS pada 2031. Melihat potensi tersebut, MDLA melalui entitas anaknya PT Anugrah Argon Medica (AAM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Compawnion Jadi Berkat (Compawnion).

Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 6 Februari 2026 oleh Direktur Utama AAM Juliwaty dan Direktur Utama Compawnion Stephani Herman

Melalui kolaborasi ini, AAM akan mendistribusikan produk makanan hewan berbasis sains Pawmeals Dog Food dan Catto Cat Food ke jaringan pet shop serta ritel modern di berbagai wilayah Indonesia secara bertahap.

Direktur Utama AAM Juliwaty mengatakan kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas penetrasi pasar sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis kedua belah pihak.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan Compawnion kepada AAM sebagai mitra distribusi. Kami melihat betul bahwa visi dan kolaborasi untuk menghadirkan produk hewan kesayangan yang ideal ini adalah langkah untuk memperluas penetrasi pasar dan mendorong pertumbuhan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Compawnion Stephani Herman menyebut pemilihan AAM sebagai mitra distribusi didasarkan pada reputasi dan jaringan distribusi yang kuat.

“Berdasarkan riset lapangan yang kami lakukan di berbagai kota, AAM dikenal memiliki reputasi yang kuat serta standar layanan yang konsisten. Karena itu, kami meyakini AAM adalah mitra distribusi yang tepat untuk mendukung ekspansi kami,” katanya.

Direktur Utama MDLA Krestijanto Pandji menilai kerja sama ini juga menjadi peluang bagi produk lokal untuk bersaing di pasar yang masih didominasi produk impor.

“Industri pet food di Indonesia kebanyakan masih dikuasai oleh produk-produk luar negeri. Dengan adanya Compawnion sebagai perusahaan lokal dengan inovasi produk berkualitas dan beragam menjadi salah satu peluang untuk terobosan,” ujar Krestijanto.

Sebagai informasi, Compawnion merupakan perusahaan nutrisi hewan peliharaan berbasis sains yang telah memperoleh pendanaan dari East Ventures. Perusahaan ini fokus pada pengembangan produk dengan bahan baku berintegritas tinggi dan strategi komersial yang terukur.

Sementara itu, MDLA merupakan grup usaha kesehatan yang telah beroperasi lebih dari 45 tahun dan memiliki jaringan distribusi nasional melalui AAM. Ekspansi ke segmen pet care menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis perseroan di luar distribusi farmasi dan alat kesehatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement