REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Ermia Sofiyessi menyampaikan lapangan kerja baru di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai lebih dari 890 ribu berkat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Capaian lapangan kerja baru di SPPG kita sudah mencapai 897.777," ucap Ermia Sofiyessi di Jakarta, Jumat (13/6/2026).
Ermia juga melaporkan per 12 Februari 2026 sebanyak 21.897 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia yang melayani 65 juta penerima manfaat mulai dari siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
"Per 12 Februari ada 21.897 SPPG sudah berjalan. Saat ini portal sudah ditutup, hanya menunggu proses pembangunan sampai selesai. Penerima manfaat saat ini sudah mencapai 65 juta," katanya.
BGN menargetkan pada bulan Maret 2026 ada 23 ribu SPPG yang sudah bisa beroperasi untuk melayani Program MBG. Saat ini terdapat 5.000 SPPG yang sedang dalam proses pembangunan.
Ermia mengemukakan pada tahun 2025 total ada 32 ribu SPPG yang telah beroperasi, namun dengan animo masyarakat yang sangat tinggi, maka untuk 2026 BGN menambahkan target 33.670 SPPG, dimana 25.400 diantaranya berada di daerah aglomerasi dan 8.270 di daerah terpencil.
"Tahun 2026 juga terdapat penambahan penerima manfaat, dimana tahun 2025 guru dan tenaga kependidikan belum mendapatkan MBG, maka mulai Januari 2026 guru dan tenaga kependidikan sudah menerima di sekolah," tutur Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Ermia Sofiyessi.