Kamis 05 Feb 2026 11:32 WIB

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025

BPS mencatat kinerja ekonomi nasional tetap solid sepanjang 2025.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Friska Yolandha
pemandangan gedung perkantoran saat cuaca cerah di Jakarta
Foto: Republika
pemandangan gedung perkantoran saat cuaca cerah di Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

"Pergerakan konsumsi masyarakat ditunjukkan oleh Indeks Perjualan Eceran Riil yang pada kuartal IV 2025 ini tumbuh baik secara yoy maupun secara kumulatif," ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga

Amalia menyebut hal ini tercermin dari data yang dikumpulkan BPS, antara lain transaksi daring, baik yang e-retail maupun marketplace tumbuh sebesar 12,2 persen secara kuartalan. Ia menyampaikan indikator lainnya seperti belanja bantuan sosial tunai, kemudian nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kredit juga mengalami pertumbuhan yang relatif kuat. 

"Aktivitas produksi domestik seperti Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia berada di zona ekspansi dan juga produksi kuartal IV 2025 2025 tumbuh 7,27 persen secara yoy dan secara sepanjang 2025 tumbuh 13,29 persen," sambung Amalia. 

Amalia menambahkan pertumbuhan juga terjadi sebesar 3,5 persen untuk pada kuartal IV 2025. Ia juga mencatat realisasi investasi dalam negeri dan asing pada kuartal IV 2025 yang tumbuh 9,74 persen secara toy dan 12,66 persen secara kumulatif. 

Amalia mengatakan mobilitas masyarakat juga meningkat diindikasikan oleh peningkatan jumlah penumpang untuk seluruh moda transportasi dan jumlah perjalanan wisatawan nusantara. Hal ini pun tak lepas dari adanya momen Nataru yang mendorong peningkatan mobilitas penduduk serta aktivitas ekonomi lainnya. 

"Terakhir, kebijakan ekonomi seperti pengendalian inflasi dan tingkat suku bunga acuan juga terlihat mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Amalia. 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement