Senin 02 Feb 2026 09:41 WIB

IHSG Terkoreksi, Pasar Cermati Pertemuan Otoritas dengan MSCI

Faktor domestik dan global menjadi perhatian investor pada awal perdagangan pekan ini

Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/2/2026) pagi bergerak melemah di tengah pelaku pasar, utamanya investor asing bersikap wait and see terhadap hasil pertemuan otoritas pasar modal Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada sore ini. IHSG dibuka melemah 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,91 poin atau 0,11 persen ke posisi 834,44.

"Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan cenderung konsolidasi pada kisaran 8.150-8.600 pada pekan ini. Jika IHSG mampu bertahan di atas 8.600, berpotensi melanjutkan rebound," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta, Senin.

Baca Juga

Dari dalam negeri, Ratna mengatakan pelaku pasar akan mencermati perkembangan gejolak pasar modal Indonesia, setelah beberapa pejabat otoritas mundur.

Langkah cepat dari pemerintah yang segera menunjuk pejabat sementara di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI serta adanya pernyataan dari pemerintah yang berupaya menenangkan investor, diharapkan akan membuat meredanya kekhawatiran investor akan ketidakpastian.

"Selanjutnya, investor akan menantikan implementasi dari kebijakan yang sudah dicanangkan," ujar Ratna.

Di sisi lain, pada pekan ini, pelaku pasar akan mencermati rilis indeks PMI manufacturing, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi , serta cadangan devisa dan indeks harga properti.

Dari mancanegara, pada pekan ini, Ratna mengatakan pelaku pasar akan mencermati data tenaga kerja serta indeks PMI Amerika Serikat (AS), serta akan mencermati kelanjutan earning season saham sektor teknologi dan AI di AS.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar akan mencermati Eruopan Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE) yang menetapkan kebijakan moneternya pada pekan ini,

Pada perdagangan Jumat (30/1/2026) pekan kemarin, bursa AS Wall Street bergerak melemah, di antaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,36 persen ditutup di level 48.892,47, indeks S&P 500 melemah 0,43 persen ke level 6.950,30, dan indeks Nasdaq Composite melemah 1,28 persen ditutup di 25.552,39.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 235,90 poin atau 0,44 persen ke 53.558,80, indeks Shanghai melemah 20,95 atau 0,51 persen ke 4.096,99, indeks Hang Seng melemah 419,44poin atau 1,53 persen ke 26.967,66, dan indeks Strait Times menguat 8,70 poin atau 0,18 persen ke 4.913,83.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement