Rabu 28 Jan 2026 14:59 WIB

Menhub Resmikan Stasiun Jatake, Perkuat Lintas Tanah Abang–Rangkasbitung

Pembangunan stasiun dilakukan tanpa dana APBN melalui skema kolaborasi.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Friska Yolandha
Penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Stasiun Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (28/1/2026). Stasiun yang dibangun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) guna mempermudah akses masyarakat dalam menggunakan transportasi publik tersebut telah resmi beroperasi dan diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang KRL lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.
Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Stasiun Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (28/1/2026). Stasiun yang dibangun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) guna mempermudah akses masyarakat dalam menggunakan transportasi publik tersebut telah resmi beroperasi dan diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang KRL lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Kereta Jatake yang berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (28/1/2026). Peresmian ini menandai hadirnya simpul transportasi baru pada lintas Tanah Abang - Rangkasbitung untuk mendukung mobilitas masyarakat kawasan perkotaan. 

"Stasiun Jatake dibangun untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh dan meningkatnya kebutuhan transportasi publik seiring pengembangan kawasan Serpong, BSD, dan sekitarnya," ujar Dudy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga

Dudy berharap kehadiran stasiun ini dapat mengurangi beban Stasiun Rawabuntu dan Cisauk yang selama ini mengalami lonjakan penumpang harian. Kapasitas layanan Stasiun Jatake saat ini bisa melayani 20 ribu penumpang per harinya.

photo
Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Dudy Purwagandhi mengoperasikan Stasiun Kereta Api Jatake pada Rabu (28/1), sebagai upaya memperkuat ekosistem transportasi massal berbasis kawasan di Kabupaten Tangerang, Banten. - (Dok Republika)

Dudy mengatakan pembangunan Stasiun Jatake dilaksanakan melalui skema kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, dan badan usaha swasta tanpa menggunakan dana APBN. Proyek ini menggunakan skema pembiayaan kreatif kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia dan PT Bumi Serpong Damai Tbk.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan Stasiun Jatake dapat terwujud tanpa menggunakan dana APBN, dengan melalui skema kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan," ucap Dudy.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement