Kamis 22 Jan 2026 14:07 WIB

Prabowo Dijadwalkan Berpidato di WEF 2026, Angkat Konsep Prabowonomics

Pidato dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00 WIB.

Presiden RI Prabowo Subianto saat ditemui di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026) sore waktu setempat.
Foto: BPMI Setpres
Presiden RI Prabowo Subianto saat ditemui di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026) sore waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato khusus (special address) dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dengan mengusung tema besar “Prabowonomics”. Berdasarkan informasi dari laman resmi WEF, Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada pukul 14.00 waktu setempat (CET) atau pukul 20.00 WIB.

Dalam susunan agenda pada hari yang sama, sesi Presiden Prabowo didahului oleh sejumlah pemimpin dunia, yakni Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, serta Presiden Finlandia Alexander Stubb. Adapun Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa dijadwalkan menjadi pembicara setelah Presiden Prabowo.

Baca Juga

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo akan memaparkan sejumlah konsep ekonomi yang telah dipikirkan dan diterapkan.

“Intinya, beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, baik sebelum menjadi presiden maupun sejak menjabat sebagai presiden hingga saat ini,” kata Teddy di London, Inggris, Rabu (21/1/2026).

Presiden Prabowo juga akan membahas capaian-capaian yang telah diraih pemerintah selama satu tahun masa pemerintahannya. Teddy menjelaskan, konsep ekonomi yang akan disampaikan Kepala Negara dalam forum tersebut disebut sebagai “Prabowonomics”.

“Dan itu beliau sebut dengan ‘Prabowonomics’,” ujar Teddy.

Agenda WEF 2026 menempatkan sejumlah pemimpin negara, baik presiden maupun perdana menteri, untuk menyampaikan pidato kepemimpinan global. Pada Selasa (20/1), sesi tersebut diisi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, serta Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Pada Rabu (21/1), agenda dilanjutkan dengan pidato Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta Presiden Argentina Javier Milei.

Diketahui, Presiden Indonesia telah absen selama sekitar 10 tahun dari ajang WEF. Presiden Indonesia pertama yang hadir dan menyampaikan pidato dalam forum tersebut adalah Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011, dengan topik ekonomi hijau atau ramah lingkungan.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ini mempertemukan para ahli, ekonom, akademisi, praktisi, serta pemimpin dunia untuk berdialog mengenai tantangan ekonomi global saat ini dan proyeksi ke depan.

World Economic Forum selaku penyelenggara merupakan organisasi nonpemerintah dan think tank yang berkantor pusat di Cologny, Jenewa, Swiss.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement