Selasa 13 Jan 2026 15:27 WIB

Airlangga Tanggapi Ancaman Tarif Trump terhadap Mitra Dagang Iran

Pemerintah pastikan kebijakan AS tak berdampak besar ke Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia resmi memasuki fase tinjauan teknis dalam proses aksesi menjadi anggota penuh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Foto: Dian Fath Risalah/Republika
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia resmi memasuki fase tinjauan teknis dalam proses aksesi menjadi anggota penuh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis (11/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia tidak khawatir terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengenaan tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara di dunia yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran.

"Tidak ada (kekhawatiran)," kata Airlangga ditemui di sela kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga

Airlangga menegaskan hal itu ketika dikonfirmasi awak media mengenai ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait mengenakan tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara di dunia yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran.

Mengenai hal itu, Airlangga menanggapi dengan singkat jika tidak khawatir karena transaksi perdagangan antara Indonesia dan Iran tidak miliki total nilai transaksi yang besar.

"(Tidak khawatir karena) kita transaksinya tidak besar," tegas Airlangga dengan singkat.

Meski begitu, Airlangga tidak menjelaskan lebih rinci mengenai hal tersebut, hanya saja ia menegaskan Indonesia tidak khawatir dengan hal itu.

Sebelumnya, ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal pengenaan tarif 25 persen tersebut disampaikan melalui unggahannya di Truth Social.

Trump menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat final dan akan diberlakukan sesegera mungkin.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement