Ahad 04 Jan 2026 20:26 WIB

Dukung Pemulihan Aceh, Pintu Distribusikan Starlink ke Daerah Terdampak

Bantuan konektivitas internet disalurkan melalui kolaborasi dengan relawan independen

Warga menggunakan layanan internet gratis berbasis Starlink di Posko Baznas, Desa Sarudik, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025). Posko Baznas di Desa Sarudik, Tapanuli Tengah menyediakan bantuan makanan, air bersih dan layanan internet gratis berbasis Starlink untuk mendukung komunikasi korban bencana banjir dan longsor di Tapteng.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Warga menggunakan layanan internet gratis berbasis Starlink di Posko Baznas, Desa Sarudik, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025). Posko Baznas di Desa Sarudik, Tapanuli Tengah menyediakan bantuan makanan, air bersih dan layanan internet gratis berbasis Starlink untuk mendukung komunikasi korban bencana banjir dan longsor di Tapteng.

REPUBLIKA.CO.ID,PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform investasi aset kripto terdaftar resmi di Indonesia, turut berkontribusi terhadap pemulihan pascabencana di Sumatra, tepatnya di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang. PINTU menyumbang empat unit Starlink untuk daerah tersebut dengan bekerja sama dengan Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai.

Pendistribusian perangkat Starlink dilakukan oleh tim relawan pada 26–30 Desember 2025. Andy Putra, SVP Strategy & Business Pintu, mengungkapkan komitmen perusahaan untuk membantu pihak-pihak yang terdampak.

Baca Juga

“Pintu mengambil bagian untuk mendukung percepatan pemulihan konektivitas dengan mengirimkan empat unit Starlink beserta biaya langganannya hingga tiga bulan ke depan yang diserahkan langsung melalui Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Aceh agar tetap terhubung dengan jaringan internet guna memudahkan komunikasi dengan kerabat, relawan, dan juga pemerintah,” ujar Andy dalam keterangan, Ahad (4/1/2026).

Founder & CEO Ngomongin Uang, Glenn Ardi, yang tergabung dalam Tim Relawan Independen, menyampaikan apresiasinya.

“Kami mengapresiasi Pintu yang telah memberikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Aceh yang terdampak bencana ini. Bersama Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai, kami berhasil masuk ke daerah-daerah yang sebelumnya sempat terputus aksesnya, namun kini berangsur pulih. Bantuan ini sangat berharga untuk menghadirkan konektivitas internet bagi warga terdampak,” kata Glenn.

Seperti diketahui, telah terjadi bencana longsor dan banjir yang berdampak langsung di tiga provinsi di Indonesia, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Sejumlah akses lumpuh, mulai dari jalan raya hingga saluran telekomunikasi, termasuk jaringan internet.

“Upaya gotong royong dan bahu-membahu seluruh pihak, sekecil apa pun kontribusinya, diyakini dapat mendorong percepatan pemulihan bencana ini serta meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Melalui inisiatif ini, kami ingin bersama-sama memikul beban tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi demi pemulihan yang lebih cepat,” tutup Andy.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement