Selasa 30 Dec 2025 22:04 WIB

29 CEO Raih Indonesia CEO Excellence Award 2025

Penilaian berbasis riset menekankan inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi.

Warta Ekonomi Group kembali menggelar Indonesia CEO Excellence Award 2025, sebuah ajang apresiasi bagi para Chief Executive Officer (CEO) yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan visioner, adaptif, dan berdampak nyata di tengah dinamika transformasi ekonomi dan bisnis nasional. CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group Muhamad Ihsan menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui metodologi riset yang komprehensif dan terus berevolusi seiring perkembangan lanskap bisnis.
Foto: Dok Republika
Warta Ekonomi Group kembali menggelar Indonesia CEO Excellence Award 2025, sebuah ajang apresiasi bagi para Chief Executive Officer (CEO) yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan visioner, adaptif, dan berdampak nyata di tengah dinamika transformasi ekonomi dan bisnis nasional. CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group Muhamad Ihsan menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui metodologi riset yang komprehensif dan terus berevolusi seiring perkembangan lanskap bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Warta Ekonomi Group kembali menggelar Indonesia CEO Excellence Award 2025, sebuah ajang apresiasi bagi para Chief Executive Officer (CEO) yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan visioner, adaptif, dan berdampak nyata di tengah dinamika transformasi ekonomi dan bisnis nasional. CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group Muhamad Ihsan menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui metodologi riset yang komprehensif dan terus berevolusi seiring perkembangan lanskap bisnis.

“Penilaian kami didasarkan pada kinerja keuangan perusahaan dengan periode evaluasi enam hingga 12 bulan terakhir, keberlanjutan pertumbuhan, serta stabilitas bisnis. Seluruh data dihimpun dari informasi publik, laporan resmi perusahaan, pemberitaan media nasional dan industri, termasuk media sosial, serta aktivitas digital dan komunikasi korporasi selama satu tahun terakhir,” ujar Ihsan dalam keterangan yang diterima Selasa (30/12/2025).

Baca Juga

Ia menambahkan metodologi penghargaan ini telah berkembang selama lebih dari satu dekade. Pada fase awal, Warta Ekonomi menggunakan survei nasional berbasis persepsi publik. Namun, pendekatan tersebut dinilai belum mampu membedakan secara objektif antara kualitas perusahaan dan popularitas semata.

“Karena itu, kami melakukan penyesuaian metodologi dengan memprioritaskan media monitoring dan riset berbasis data. Hasilnya, spektrum perusahaan penerima penghargaan kini jauh lebih beragam dan mencerminkan kinerja yang sesungguhnya,” jelasnya.

Dalam Indonesia CEO Excellence Award 2025, terdapat tiga dimensi utama penilaian. Pertama, innovation and creativity, yang menilai kemampuan CEO dalam mendorong inovasi bisnis, strategi baru, serta kepemimpinan transformasi digital. Kedua, inclusive impact dan sustainability leadership, yang menitikberatkan pada penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Ketiga, collaboration synergy, yang menilai kemampuan CEO membangun kolaborasi di tengah ekosistem bisnis yang semakin kompleks.

Hasil riset menunjukkan sebanyak 85 perusahaan telah memenuhi kriteria innovation and creativity secara komprehensif, sementara 72 perusahaan baru memenuhi sebagian indikator. Untuk aspek sustainability leadership, sekitar 68 persen perusahaan dinilai telah memenuhi kriteria, meski masih terdapat 31,7 persen yang perlu memperkuat kepemimpinan berbasis dampak dan keberlanjutan. Sementara itu, aspek collaboration synergy mencatat tingkat pemenuhan tertinggi, yakni 93,8 persen.

Dari sisi sektor industri, mayoritas CEO penerima penghargaan berasal dari sektor keuangan, dengan kontribusi perbankan sebesar 18 persen, asuransi 17 persen, multifinance 9 persen, disusul sektor industri lainnya sebesar 22 persen. Temuan ini menegaskan peran penting industri keuangan dan literasi keuangan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon menyampaikan optimisme pemerintah terhadap peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan pemerintah saat ini menjalankan tiga mesin pertumbuhan ekonomi, yakni mesin konvensional (manufaktur, pariwisata, dan perdagangan), mesin ekonomi digital, serta mesin pertumbuhan baru seperti semikonduktor dan bioteknologi, khususnya untuk ketahanan pangan.

“Melalui program Gig Economy, pemerintah mendorong pemberdayaan talenta digital nasional agar dapat menjadi mitra strategis dunia usaha. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi minimal 5,4 persen pada 2026, bahkan menuju negara maju sebelum 2045,” ujarnya.

Ali juga mengajak para CEO memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, tidak hanya melalui diskusi formal, tetapi juga melalui eksekusi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan daya saing dan ekspor nasional.

Indonesia CEO Excellence Award 2025 menegaskan kepemimpinan CEO tidak lagi diukur semata dari kinerja finansial, tetapi juga keberanian mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, serta kontribusi terhadap keberlanjutan dan kemajuan ekonomi nasional.

Warta Ekonomi Group berharap ajang ini dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi para pemimpin bisnis dalam membangun perusahaan yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement