Jumat 29 Aug 2025 21:36 WIB

PGN Tetapkan Direksi Baru, Siapkan Strategi Transisi Energi dan Perluasan Infrastruktur Gas

PGN tetapkan direksi baru

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menetapkan jajaran pengurus baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (27/8/2025)
Foto: PGN
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menetapkan jajaran pengurus baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (27/8/2025)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menetapkan jajaran pengurus baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (27/8/2025). Arief Kurnia Risdianto dipercaya sebagai Direktur Utama menggantikan kepemimpinan sebelumnya.

Formasi baru direksi diharapkan mampu membawa PGN lebih solid dalam menghadapi tantangan sektor energi yang dinamis, sekaligus mempertegas peran perseroan sebagai subholding gas bumi di lingkungan Pertamina Group.

Adapun jajaran Direksi PGN yang ditetapkan dalam RUPSLB antara lain:

Direktur Utama: Arief Kurnia Risdianto

Direktur Keuangan: Catur Dermawan

Direktur Komersial: Aldiansyah Idham

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Mirza Mahendra

Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Hery Murahmanta

Direktur Manajemen Risiko: Eri Surya Kelana

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Rachmat Hutama

Sementara itu, Dewan Komisaris dipimpin oleh Tony Setia Boedi Hoesodo sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya yang telah mengantarkan kinerja perusahaan di level terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan kepemimpinan baru, kami berharap PGN semakin lincah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan gas bumi yang terjangkau dan berkelanjutan,” ujarnya.

PGN menegaskan akan melanjutkan strategi pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi, termasuk diversifikasi bisnis untuk mendukung agenda transisi energi menuju target Net Zero Emission.

“Dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat langkah PGN dalam memastikan gas bumi tetap menjadi energi andalan untuk masyarakat dan industri,” tutup Fajriyah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement