Jumat 29 Aug 2025 06:13 WIB

Terungkap, Ini Negara dengan Restoran Indonesia Terbanyak di Dunia

Kemlu mendukung penuh Peluncuran Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA).

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Damba Resto, restoran khas Indonesia yang ada di Tower Zamzam, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.
Foto: Republika
Damba Resto, restoran khas Indonesia yang ada di Tower Zamzam, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendukung penuh Peluncuran Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA). Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha C. Nasir mengatakan program tersebut dapat semakin meningkatkan penetrasi restoran dan rempah Indonesia Indonesia di luar negeri.

"Tujuan kita dengan bergabung seperti ini untuk meningkatkan jumlah restoran Indonesia dan meningkatkan kualitas restoran Indonesia," ujar Arrmanatha dalam acara Peluncuran Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA) di Sarinah, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga

Arrmanatha mengatakan Kemenlu telah melakukan survei di 132 kantor perwakilan di luar negeri. Arrmanatha mencatat terdapat 1.221 restoran Indonesia di 67 negara.

"Dari hasil survei kita, restoran Indonesia yang terbanyak ada di Belanda, kedua itu ada di Australia, ketiga ada di Arab Saudi, yang keempat, yang uniknya itu ada di Kamboja," sambung dia.

Arrmanatha mengatakan program kolaborasi lintas kementerian ini dapat menyokong konsistensi restoran Indonesia yang ada di empat negara tersebut. Arrmanatha menyampaikan gastronomi merupakan salah satu alat diplomasi yang telah dilakukan Indonesia sejak lama.

Arrmanatha menyebut program kolaborasi ini merupakan awal yang baik dalam meningkatkan standar restoran Indonesia di mancanegara. Arrmanatha berharap upaya konkret ini dapat semakin mengenalkan kuliner Indonesia di kancah dunia.

"Dari survei ini juga kita ketahui makanan Indonesia yang paling dikenal dan paling difavoritkan itu sate, nasi goreng, gado-gado, rendang, dan hal-hal yang terkait dengan mie, apakah itu mie goreng, apakah itu mie rebus, atau mie bakso," kata Arrmanatha.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement