Sabtu 05 Apr 2025 17:48 WIB

Menhub: Perpanjangan WFA untuk Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025

WFA bagi ASN berlaku hingga 8 April untuk mengurai kemacetan arus balik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (baju putih) melakukan kunjungan ke sejumlah simpul transportasi strategis untuk meninjau kesiapan arus balik Lebaran tahun ini.
Foto: kemenhub
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (baju putih) melakukan kunjungan ke sejumlah simpul transportasi strategis untuk meninjau kesiapan arus balik Lebaran tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mendukung kebijakan perpanjangan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga 8 April untuk mengurai potensi kepadatan arus balik Lebaran 2025.

"Ketika di H+2 tanggal 3 April, kita masih melihat adanya peningkatan arus mudik. Dari evaluasi itu, kami menyimpulkan bahwa arus balik kemungkinan akan cukup tinggi," ujar Dudy di Yogyakarta, Sabtu.

Baca Juga

Menhub menilai kebijakan perpanjangan WFA dapat memberi ruang bagi pemudik untuk kembali ke kota asal secara bertahap. "Kami memandang bahwa WFA perlu diberlakukan supaya bisa mengurai kepadatan. Harapannya, kepadatan tidak terlalu tinggi sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan pulang dengan lebih nyaman," ujarnya.

Kebijakan perpanjangan WFA sebelumnya diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Rini Widyantini. WFA bagi ASN awalnya berlaku pada 3–5 April 2025 dan kini diperpanjang hingga 8 April atau Selasa pekan depan.

Menhub mengaku belum dapat memastikan jumlah pemudik tahun ini, termasuk untuk membandingkan dengan tren lebaran tahun lalu. "Karena ini belum selesai, jadi kami belum menghitung. Setelah semua selesai akan kami hitung sehingga dapat angka yang final," ucap Dudy.

Ia menegaskan prioritas Kementerian Perhubungan adalah memastikan kelancaran sarana dan prasarana selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2025. "Bagi kami yang penting adalah bagaimana menyiapkan sarana prasarana agar mudik ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk masyarakat," tutur dia.

photo
Pemudik memadati Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung saat arus balik Lebaran 1446 Hijriah, Jumat (4/4/2025). - ( M Fauzi Ridwan.)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement