Rabu 02 Apr 2025 11:57 WIB

Tanpa Kedip! PLN Jaga Kelistrikan Saat Shalat Ied di Indonesia

PLN memastikan sistem kelistrikan di seantero Indonesia andal.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran (kiri) saat melakukan teleconference dalam rangka memastikan kelistrikan nasional aman pada Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan pada Senin, (31/3).
Foto: pln
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran (kiri) saat melakukan teleconference dalam rangka memastikan kelistrikan nasional aman pada Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan pada Senin, (31/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT PLN (Persero) sukses menyuplai pasokan listrik andal tanpa kedip saat shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di seluruh Indonesia, pada Senin (31/3/2025). Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menggelar teleconference bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan pada Senin (31/3/2025) untuk memastikan keandalan kelistrikan nasional selama Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Darmawan menegaskan seluruh personel PLN memberikan perhatian penuh terhadap suplai listrik, terutama saat pelaksanaan shalat Idul Fitri. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar layanan kelistrikan tetap optimal sepanjang bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Alhamdulillah, PLN berhasil menjalankan tugas yaitu memastikan sistem kelistrikan di seantero Indonesia andal. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lancar serta menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dalam suasana yang hangat,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa siaga kelistrikan akan terus berlangsung hingga 11 April 2025 (H+7 Lebaran). Dia menjamin seluruh elemen perusahaan berkomitmen menjaga kondisi sistem kelistrikan dalam keadaan prima.

"Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan. Ini merupakan wujud komitmen PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat," kata dia.

photo
Suasana teleconference bersama unit-unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan. Seluruhnya berkomitmen untuk all out memberikan layanan kelistrikan andal selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2025 yang masih berlanjut hingga 11 April 2025 (H+7 Lebaran). - (pln)

PLN mencatat sebanyak 4.092 lokasi prioritas yang menjadi fokus pengamanan, terdiri dari 2.855 lokasi shalat Id, 722 bandara, terminal, dan pelabuhan, serta 515 pusat kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Keandalan pasokan listrik selama perayaan 1 Syawal 1446 H didukung oleh kapasitas daya mampu pasok nasional sebesar 56,13 GigaWatt (GW), sementara beban puncak mencapai 44,62 GW. Dengan demikian, terdapat cadangan daya yang mumpuni yaitu sebesar 11,51 GW.

Untuk menjaga keandalan sistem, PLN mengerahkan personel siaga yang dibekali dengan berbagai peralatan pendukung, antara lain 1.839 unit genset, 636 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.276 Unit Gardu Bergerak, 348 truk crane, 4.755 mobil dan 4.250 motor operasional yang disiagakan di berbagai wilayah.

Seluruh Wilayah dalam Kondisi Aman

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa pasokan listrik di wilayahnya dalam kondisi aman. Saat pelaksanaan shalat Idul Fitri, beban puncak tercatat sebesar 265 MegaWatt (MW), dengan daya mampu pasok sebesar 419 MW, sehingga masih terdapat cadangan daya sebesar 154 MW.

"Kondisi kelistrikan pada malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idulfitri dalam kondisi aman. Terdapat 62 posko siaga yang mengamankan suplai kelistrikan pada 150 lokasi prioritas dan semuanya berlangsung dengan aman," ujar Rizky.

Senada disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, bahwa sistem kelistrikan Kalimantan selama masa siaga yang di mulai tanggal 17 Maret 2025 (H-14 Lebaran) hingga saat ini dalam kondisi siap siaga dan tidak terjadi kendala apapun.

"Alhamdulillah kondisi di Kalimantan secara umum dalam menghadapi Lebaran dan Salat Id tadi pagi dalam kondisi aman. Secara cadangan daya di sistem Kalimantan sekitar 800 MW," ujar Riko.

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di wilayah Sumatera dibagi menjadi 3 regional, yaitu Sumatera bagian utara, Sumatera bagian tengah, dan Sumatera bagian selatan, seluruhnya dalam kondisi normal.

"Selama masa siaga ini, beban puncak tertinggi diprediksi sebesar 6.142 MW dan ini mengalami kenaikan 7 persen dibandingkan lebaran tahun lalu. Cadangan (daya) juga sangat mencukupi sekitar 48 sampai 50 persen,” kata Amiruddin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement