Kamis 27 Feb 2025 20:37 WIB

Pelaku IKM Diberi Pelatihan untuk Naik Kelas

Program SANFinancial Clinic untuk meningkatkan literasi keuangan IKM.

SANF berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menggelar workshop yang diikuti oleh 30 IKM di bidang manufaktur asal Bandung.
Foto: SANF
SANF berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menggelar workshop yang diikuti oleh 30 IKM di bidang manufaktur asal Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM). Dukungan itu diberikan SANF melalui berbagai bentuk pembiayaan dan support lainnya, termasuk dalam mengadakan transfer knowledge yang bertujuan dalam mengembangkan IKM untuk naik kelas, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam siaran persnya, Kamis (27/2/2025), melalui program SANFinancial Clinic, SANF berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dalam menghadirkan workshop yang diikuti oleh 30 IKM di bidang manufaktur asal Bandung.

Baca Juga

Kegiatan ini berlangsung di UPTD Industri Logam Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. 

Kepala Sub Bagian TU UPTD Industri Logam Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Yedih Lesmana, MPd sangat mengapresiasi inisiatif SANF dalam menghadirkan program literasi keuangan ini. “Dengan adanya workshop ini, para pelaku IKM di Bandung dapat lebih memahami pentingnya manajemen keuangan yang sehat demi keberlanjutan bisnis mereka,” katanya. 

Salah satu peserta workshop Anggun Dwi dari CV Taufik Jaya, mengungkapkan pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam memahami bagaimana mengelola keuangan usaha dengan lebih baik dan menghindari potensi risiko keuangan yang mungkin terjadi. “Kami berharap ada lebih banyak kegiatan seperti ini ke depannya," katanya.

Dalam keterangannya SANF, program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pemahaman mendalam mengenai manajemen keuangan dan fraud, sebagai dua aspek krusial dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan pendekatan interaktif, peserta diajak untuk lebih memahami strategi pengelolaan keuangan yang efektif serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi risiko keuangan di dalam usaha mereka.  

Dalam acara ini, para pelaku IKM dibekali knowledge dalam mengelola manajemen keuangan secara lebih efektif, memastikan arus kas yang sehat, serta membangun sistem pencatatan dan perencanaan keuangan yang transparan, sehingga dapat mendukung tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Pemaparan materi disampaikan oleh Credit Section Head SANF, Evan Budi Pratama dan Corp. Internal Audit & Fraud Management Department Head SANF, Tania Arthadora Saragih. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan SANF dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi sektor IKM yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Harapannya, melalui SANFinancial Clinic, para pelaku IKM dapat lebih siap menghadapi tantangan bisnis dan memperkuat daya saing mereka di industri manufaktur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement