Ahad 26 May 2024 23:10 WIB

Bulog Pastikan Stok Pangan Cukup untuk Idul Adha

Stok tersebut nantinya juga dimanfaatkan untuk bantuan pangan beras.

Petugas melakukan pengepakan beras di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Bulog di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024).
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Petugas melakukan pengepakan beras di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Bulog di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara memastikan stok komoditas pangan termasuk beras dan minyak goreng di wilayahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada 17 Juni 2024.

"Stok komoditas seperti beras dan minyak goreng siap untuk Idul Adha," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara Arif Mandu di Medan, Ahad (26/5/2024).

Baca Juga

Arif melanjutkan, sampai 22 Mei 2024, ada lebih dari 33 ribu ton beras di gudang-gudang Bulog Sumut. Itu belum ditambah dengan sekitar 20 ribu ton beras impor yang akan tiba dalam waktu dekat.

"Pembongkaran beras impor yang datang terus dilakukan. Kini akan masuk 20 ribu ton beras, masing-masing 10 ribu dari Thailand dan Pakistan," kata Arif.

Stok tersebut, dia menambahkan, nantinya juga dimanfaatkan untuk bantuan pangan beras tahap kedua dan distribusi beras SPHP. Selain beras, juga hingga 22 Mei 2024, Bulog Sumut memiliki stok 660,69 ton gula pasir. Pada periode yang sama, minyak goreng "Minyakita" ada 124.553,70 liter dan tepung terigu 14,24 ton.

Arif Mandu menegaskan, Bulog Sumut terus terlibat dalam upaya mencukupi kebutuhan pangan masyarakat sepanjang masa Idul Adha.

Hal tersebut dianggap juga bagian dari usaha untuk mengendalikan harga komoditas pangan di tengah potensi tingginya permintaan ketika Idul Adha.

"Namun, memang, biasanya permintaan saat Idul Adha tidak jauh bertambah dibandingkan pada masa normal," tutur Arif.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 1,8 juta ton, atau lebih banyak dari biasanya rata-rata Rp1,2 juta ton menjelang Hari Raya Idul Adha. Presiden menegaskan bahwa stok tersebut sangat banyak sehingga tidak akan ada masalah pasokan saat Idul Adha 2024.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) pun terus memasifkan pemantauan harga dan stok ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia guna menjaga keterjangkauan dan stabilitas sejumlah bahan pokok dalam periode hari raya umat Islam tersebut.

sumber : Antara

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لَا يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتّٰى يُغْنِيَهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗوَالَّذِيْنَ يَبْتَغُوْنَ الْكِتٰبَ مِمَّا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوْهُمْ اِنْ عَلِمْتُمْ فِيْهِمْ خَيْرًا وَّاٰتُوْهُمْ مِّنْ مَّالِ اللّٰهِ الَّذِيْٓ اٰتٰىكُمْ ۗوَلَا تُكْرِهُوْا فَتَيٰتِكُمْ عَلَى الْبِغَاۤءِ اِنْ اَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوْا عَرَضَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَمَنْ يُّكْرِهْهُّنَّ فَاِنَّ اللّٰهَ مِنْۢ بَعْدِ اِكْرَاهِهِنَّ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan jika hamba sahaya yang kamu miliki menginginkan perjanjian (kebebasan), hendaklah kamu buat perjanjian kepada mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi. Barangsiapa memaksa mereka, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (kepada mereka) setelah mereka dipaksa.

(QS. An-Nur ayat 33)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement