Jumat 22 Mar 2024 14:29 WIB

Panen Raya Padi di Sleman Diharapkan Stabilkan Suplai Bahan Pokok

Dengan panen raya diharapkan stok bahan pokok di pasaran semakin stabil.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Gita Amanda
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka Pasar Lebaran Sleman 2024, di Lapangan Pemda Sleman.
Foto: Dok Humas Pemkab Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka Pasar Lebaran Sleman 2024, di Lapangan Pemda Sleman.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menghadiri kegiatan Panen Raya Padi di Bulak Sawah Pencar, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Jumat (22/3/2024). Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan selamat kepada Kelompok Tani Tunas Harapan Pencar, Sindumartani yang pada hari ini berhasil melakukan Panen Raya Padi Hasil Budidaya Tanaman Sehat. 

"Panen ini merupakan berita baik untuk kembali menstabilkan suplai bahan pokok yang sempat mengalami penurunan drastis akibat musim kemarau berkepanjangan beberapa waktu lalu," kata Kustini dalam sambutannya, Jumat.

 

Kustini berharap dengan panen raya ini stok bahan pokok di pasaran semakin stabil sehingga masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ia juga berharap keberhasilan panen raya ini juga memotivasi kelompok tani lain dalam memproduksi padi secara maksimal.

 

"Terlebih saat ini kita segera memasuki masa libur Hari Raya dengan tingkat konsumsi yang meningkat. Momen ini saya harap dapat memberikan keuntungan optimal bagi petani sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya," ucapnya.

 

Ia bersyukur ketersediaan beras di akhir Februari lalu telah surplus lebih dari 4.600 ton. Ia berharap dapat terus meningkat dan diiringi dengan peningkatan kualitas komoditas panen di masa mendatang. 

 

Kustini menambahkan, berbeda dengan komoditas padi lain, panen hari ini merupakan hasil dari implementasi Perbup Sleman Nomor 62 Tahun 2023 tentang Pengembangan Pertanian Organik Berbasis Kawasan serta Instruksi Bupati Sleman Nomor 19 Tahun 2023 tetang Sleman Kawasan Pertanian Sehat.

Upaya tersebut dimaksudkan untuk mengoptimalkan panen komoditas padi sehat yang minim penggunaan pupuk dan pestisida.

 

"Saya harap keberhasilan panen raya ini dapat memotivasi para petani Sleman untuk terus menekuni usaha pertanian. Saya yakin sektor pertanian memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu saya mengimbau agar para sederek tani terus mengembangkan budidaya pertanian guna meningkatkan kesejahteraan keluarga," tuturnya. 

 

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman mengatakan Kelompok Tani Tunas Harapan, Pencar, Sindumartani Ngemplak melaksanakan program Budidaya Padi Sehat dengan pengurangan penggunaan pupuk dan pestisida kimia hingga 50 persen pada lahan seluas 30 ha dan yang saat ini akan dipanen seluas 15 ha. Perkiraan hasil panen sebanyak 7 ton/ha yang berarti akan ada perkiraan tambahan gabah sebanyak 105 ton.

 

Pada kesempatan ini, Baznas Kabupaten Sleman juga akan membagikan 50 paket sembako kepada 50 masyarakat tidak mampu. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement