Ahad 17 Mar 2024 17:00 WIB

Pameran Dagang Internasional Diharapkan Dongkrak Kerja Sama RI-China

Tepat tahun ini merupakan tahun ke-11 terbinanya hubungan dan kerja sama strategis.

Pameran perdagangan Indonesia-China di JiExpo
Foto: DokMeorient Exhibition International
Pameran perdagangan Indonesia-China di JiExpo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pameran perdagangan berskala internasional di sektor bahan bangunan, elektronik, dan produk rumah tangga yang telah diikuti 400 perusahaan, di JIExpo Kemayoran Jakarta, diharapkan dapat meningkatkan peluang kerja sama dan kolaborasi Indonesia dan China.

Wakil Direktur Departemen Perdagangan Provinsi Guangdong, China, Shuang Dehui dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu, menyatakan pameran yang menggabungkan pameran besutan Meorient, perusahaan pameran asal China, sejak 13 Maret 2024 itu, menghadirkan ribuan produk yang saat ini sedang tren dan diminati oleh pasar global.

Baca Juga

Shuang menyebut pameran ini menjadi ajang tepat bagi pabrikan, importir, distributor, agen, pedagang ritel, pedagang ritel elektronik maupun reseller untuk mencari produk dan inovasi baru untuk pasar Indonesia.

“Tepat tahun ini merupakan tahun ke-11 terbinanya hubungan dan kerja sama strategis China-Indonesia. Sebuah hubungan bilateral yang diharapkan akan terus berkembang dan memberikan kepentingan yang baik bagi kedua negara,” kata dia.

Shuang menyatakan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang sudah terjalin antara pemerintah Indonesia dan China di sektor perekonomian dan perdagangan. Dia juga berharap agar pameran itu dapat menjadi sebuah jembatan untuk berbagai peluang kerja sama dan kolaborasi bagi semua pihak.

Tenaga Profesional Bidang Ekonomi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ending Fadjar yang turut hadir dalam pameran itu, menuturkan bahwa pameran tersebut dapat secara signifikan menggerakkan dan memajukan perekonomian di Indonesia.

“Ini merupakan saksi nyata atas semangat kolaborasi, elaborasi dan kerja sama antara berbagai pihak terkait dalam mendukung dan mewujudkan ketahanan infrastruktur bangunan dan sektor lainnya di Indonesia,” kata Ending.

Ia juga mengapresiasi antusiasme pelaku usaha dan pengunjung untuk melihat langsung perkembangan terbaru produk, teknologi, inovasi, dan desain.

“Banyak hal yang dihadirkan dalam pameran ini, mulai dari penggunaan material ramah lingkungan, integrasi teknologi pintar dalam desain interior, pameran yang interaktif dengan berbagai demonstrasi produk secara langsung. Hal ini tentunya memberikan pengalaman yang sangat mendalam bagi segenap peserta maupun pengunjung,” ujar Ending.

Saat pembukaan pameran itu, turut hadir para pimpinan pemerintahan dari Provinsi Guangdong China, Kamar Dagang dan Industri Indonesia, dewan pembina dan ketua asosiasi terkait seperti Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Himpunan Desainer Interior (HDII) DKI Jakarta, Asosiasi Usaha Menengah Indonesia (AUMI), Asosiasi Produsen Peralatan Elektrik Indonesia (APPI), dan lain-lain.

Pameran besar itu menggabungkan beberapa pameran besutan Meorient Indonesia seperti yaitu HomeLife, Building Decoration Expo (BDExpo), Appliances and Electronics Show (AES) dan Decoration and Furniture (DeFu Expo). Pameran dibuka Rabu hingga Sabtu (16/3) kemarin.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement