Senin 11 Mar 2024 01:05 WIB

DANA Rangkul UMKM Perempuan Disabilitas Hadirkan Edukasi dan Soundbox

Hanya sekitar 20 persen dari total populasi penyandang disabilitas bisa bekerja

Rep: Santi Sopia/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Chief Legal & Compliance Officer DANA Indonesia Dina Artarini menyampaikan sambutan sebelum penandatanganan naskah perjanjian kerja sama di Jakarta, Ahad (3/12/2023). Kerja sama tersebut dalam rangka mendukung kesetaraan bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam meraih kemerdekaan finansial melalui kesempatan dalam pengembangan bisnis.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Chief Legal & Compliance Officer DANA Indonesia Dina Artarini menyampaikan sambutan sebelum penandatanganan naskah perjanjian kerja sama di Jakarta, Ahad (3/12/2023). Kerja sama tersebut dalam rangka mendukung kesetaraan bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam meraih kemerdekaan finansial melalui kesempatan dalam pengembangan bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  – Masyarakat peu dipermudah terhadap akses sistem pembayaran dan layanan keuangan digital inklusif. Memperingati Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2024, DANA Indonesia meneruskan komitmen inklusivitas dengan merangkul UMKM milik perempuan penyandang disabilitas.

Debora Bangun, Chief of People & Corporate Strategy DANA Indonesia mengatakan tujuannya adalah memberikan edukasi kewirausahaan dan sosialisasi perangkat pemindai statis QRIS berbasis suara, yaitu soundbox.   

Hanya sekitar 20 persen dari total populasi penyandang disabilitas di Indonesia yang dapat berpartisipasi dalam dunia kerja, dengan mayoritas berada di sektor informal yang rentan terhadap fluktuasi ekonomi. 

"Padahal, lebih dari 81 persen diantaranya adalah wirausahawan. DANA sadar bahwa diperlukan adanya intervensi langsung dari layanan teknologi finansial untuk menjembatani sekaligus menjawab tantangan tersebut," kata Debora, dikutip Ahad (10/3/2024).

Sejak akhir tahun 2023 lalu, DANA telah merangkul penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan dukungan DANA dalam mewujudkan target inklusi keuangan sebesar 90 persen di 2024 berdasarkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

DANA berupaya mempertemukan teman-teman penyandang disabilitas, dengan para mentor handal yang akan memaparkan tentang kesempatan kemandirian ekonomi dan seluk beluk pembayaran digital dalam mengoptimalkan usaha.

Sebanyak 30 peserta UMKM penyandang disabilitas, mendapatkan materi mengenai penerapan pemasaran secara digital dan seluk beluk menavigasi kewirausahaan. Selain itu, pemanfaatan transaksi pembayaran digital untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi usaha yang berkelanjutan.

Melengkapi edukasi mengenai kewirausahaan dan pembayaran digital, DANA sekaligus menggunakan kesempatan ini untuk mensosialisasikan perangkat soundbox. Soundbox merupakan pemindai pembayaran statis QRIS yang disertai dengan suara untuk menginformasikan transaksi berhasil beserta nominalnya. Ini diharapkan dapat menjadi solusi tambahan dan inklusif bagi banyak usaha di berbagai skala yang hendak mendigitalisasi usahanya, tak terkecuali pelaku usaha  perempuan penyandang disabilitas.

Melalui benaman suara yang dihasilkan soundbox, pelaku usaha dan pembeli dapat bersama-sama merasakan kemudahan, keamanan dan kenyamanan bertransaksi digital. Pelaku usaha juga bahkan bisa meminimalisir risiko yang muncul dari penyalahgunaan transaksi digital. Dengan mendengarkan suara yang dihasilkan soundbox, pelaku usaha dan pembeli dapat bersama-sama membangun kepercayaan akan keberhasilan transaksi yang dilakukan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement